Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Produk keuangan syariah, khususnya asuransi, tumbuh dengan baik di negara-negara ekonomi maju seperti Inggris dan Singapura. Mirisnya, fenomena ini justru tidak terjadi di Indonesia yang notabene negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.
Takaful Agency Director, Dian Achtiana Hesti menjelaskan kondisi ini terjadi akibat perdebatan pada persoalan perbedaan pendapatan yang tinggi. Perdebatan tersebut memicu tidak adanya kesatuan pemahaman di antara muslim.
" Di Indonesia masalahnya banyak perdebatan. Kalau di Inggris atau Singapura kan satu pemahaman," ujar Dian saat berbincang dengan Dream.co.id di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2015.
Pelaku asuransi syariah memang tidak bisa memaksakan adanya persamaan pendapat terhadap industri ini. Alhasil, perusahaan mencoba memasarkan produk asuransi syariah tanpa harus memaksa konsumen.
" Kalau konsumen anti asuransi, ya kita tidak bisa memaksa," ungkap Dian.
Dia menambahkan, asuransi syariah sebenarnya memiliki potensi sangat besar untuk menyumbang perekonomian nasional. Tetapi, hal itu baru bisa terwujud jika adalah dukungan pemerintah dalam bentuk regulasi.
" Kalau pemerintah mau membuat regulasi, asuransi syariah bisa tumbuh. Tapi kita tidak bisa berharap terlalu banyak," terangnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya