Miliarder Muda Fahim Saleh Tewas Dimutilasi di Apartemennya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 17 Juli 2020 16:33
Miliarder Muda Fahim Saleh Tewas Dimutilasi di Apartemennya
Ia ditemukan pertama kali dalam keadaan kepala terpenggal.

Dream - Miliarder Fahim Saleh ditemukan tewas di apartemen mewahnya di New York, Amerika Serikat. Pengusaha teknologi berusia 33 tahun tersebut dibunuh dengan sangat keji.

Jasad Saleh ditemukan tergeletak di kondominium senilai Rp33 miliar miliknya di East Side pada Selasa siang. Polisi menemukan gergaji listrik di dekat jasad Fahim yang termutilasi.

Kondisi jasad Saleh sangat memprihatinkan. Kepala sudah terpenggal, sejumlah bagian tubuh juga terpotong. Polisi juga menemukan kantong plastik besar di apartemen itu, diduga pembunuhnya berusaha membersihkan jejak.

Jasad Saleh pertama kali ditemukan oleh saudara perempuannya, yang datang mengecek ke apartemen megah tersebut. Sang saudari datang karena seharian tidak mendengar kabar sang kakak.

1 dari 4 halaman

Sang adik kemudian menelepon polisi setelah terkejut melihat kondisi Saleh. Polisi yang melakukan penyelidikan menduga pembunuhan ini direncanakan dengan rapi.

Saat polisi datang, gergaji listrik masih terpasang. Sehingga ada dugaan kedatangan adik Saleh telah mengganggu aksi mereka, sehingga kabur sebelum menyelesaikan semua rencana keji itu.

Rekaman video dari kamera CCTV menunjukkan Saleh memasuk lewat lift apartemen. Di dalam lift itu juga ada seseorang yang mengenakan jaket dan masker hitam dengan membawa koper.

2 dari 4 halaman

Setelah Saleh keluar lift, pria berjaket hitam itu mengikutinya. Keduanya kemudian terlibat pergumulan. Tidak lama kemudian adik Saleh datang.

Kepada The New York Times, sumber di kepolisian mengatakan Saleh menjadi target pembunuhan. Aksi pembunuhan ini diyakini dilakukan oleh pembunuh profesional.

" Pelakunya membawa koper. Dia sangat profesional," kata seorang polisi kepada The Daily News.

3 dari 4 halaman

Polisi belum mengetahui motif pembunuhan ini. Polisi juga belum menangkap seorang pun terkait peristiwa tersebut.

Saleh merupakan pengusaha teknologi yang berinvestasi di beberapa startup transportasi. Pada 2015, dia juga turut mendirikan Patheo, perusahaan yang berbasis di Bangladesh, negara asal orangtuanya.

Dua tahun kemudian, dia mendirikan Gokada, perusahaan transportasi online berbasis motor di Lagos, Nigeria, dan mengambil alihnya sebelum akhirnya sebagai CEO perusahaan tersebut pada April lalu.

Saleh juga menciptakan perusahaan modal ventura Andventure Capital di New York pada tahun 2018.

4 dari 4 halaman

Namun, Saleh mengalami beberapa kegagalan di awal tahun ini, ketika pemerintah Nigeria melarang Gokada, yang dipaksa untuk beralih ke layanan pengiriman selama pandemi coronavirus.

Perusahaan itu baru saja mendapat dana segar Rp78 miliardari Rise Capital, perusahaan modal ventura di Silicon Valley, pada Mei 2019.

" Kami biasa memanggilnya Elon Musk dari negara berkembang. Dia seperti Energizer Bunny," kata teman Saleh kepada The Post.

" Sahabatnya di Dubai menelepon saya hanya menangis di telepon. Mereka mengambil anak laki-laki saya, mereka mengambil anak laki-laki saya! dia begitu penuh ide."

Sumber: Metro.co.uk

Beri Komentar