Ilustrasi
Dream - Akhir bulan ini Indonesia akan memutuskan nasib megaproyek supercepat Jakarta Bandung. Sebuah konsultan akan menjadi pemeri masukan bagi pemerintah Joko Widodo.
" Akhir bulan ini akan kita putuskan setelah melalui tahapan assesment dari konsultan," ujar Presiden Joko Widodo seperti dikutip laman Setkab.go.id, Rabu, 12 Agustus 2015.
Jokowi, sapaan Presiden, mengatakan pemerintah akan menilai calon investor mulai dari aspek biaya, teknis, konstruksi, hingga teknologi yang akan dipakai.
Pemerintah bahkan akan mempertimbangkan kandungan lokal dan aspek lainnya dalam memutuskan pemenang megaproyek tersebut. " Semua kita hitung. Kalau sudah diputuskan nanti akan kita umumkan," katanya.
Meski menunggu hasil konsultan, pemerintah memastikan hanya akan memilih investor yang tidak ada konflik kepentingan.
Presiden menjelaskan, studi kelayakan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung itu sudah 100 persen selesai, dan Senin (10/8) kemarin sudah diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.
“ Di situ juga ada tawaran mengenai investornya, tawaran mengenai selesainya. Semua sudah dipaparkan komplit, tinggal dinilai, maksudnya mana yang akan dipakai,” papar Presiden.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menerima hasil studi kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari Pemerintah Tiongkok yang disampaikan pemerintah RRT melalui Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Tiongkok Xu Shaoshi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil yang mendampingi Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu delegasi Pemerintah RRT yang dipimpin Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Xu Shaoshi melaporkan hasil studi kelayakan perusahaan Tiongkok terhadap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan