INKA Bangun Pabrik Kereta Kedua, 3 Ribu Tenaga Kerja Bakal Diserap

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 17 Juli 2019 18:36
INKA Bangun Pabrik Kereta Kedua, 3 Ribu Tenaga Kerja Bakal Diserap
Perusahaan pelat merah ini akan membangun pabrik di Banyuwangi, Jawa Timur.

Dream – PT Industri Kereta Api (Persero) akan membangun pabrik kereta di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan pabrik yang sekaligus menjadi workshop kedua milik INKA ini akan mendukung industri kereta api di Tanah Air.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 17 Juli 2019, Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan pembangunan pabrik kereta api ini sangat penting mengingat daya tampung pabrik kereta api di Madiun sudah terlalu padat dan tak cukup.

Terlebih INKA baru saja mendapatkan pesanan gerbong dan lokomotif kereta api dari Laos. Perusahaan juga aktif menawarkan produknya ke Filipina dan Madagaskar.

“ Alhamdulillah kita punya dan ini harus cepat terselesaikan karena memang pesanannya PT INKA sudah menunggu seperti gerbong dan lokomotif kereta makin banyak sehingga di Madiun itu sudah cukup padat dan tidak mencukupi,” kata dia di Banyuwangi.

Rini mengatakan pemilihan lokasi pabrik kereta api di Banyuwangi sangat tepat karena berdekatan dengan Pelabuhan Ketapang dan Stasiun Banyuwangi Baru. Pabrik ini akan dilengkapi testing track sepanjang 4 kilometer (km).

“ Memang pabrik-pabrik kereta yang besar di dunia harus ada test track-nya dan membutuhkan lahan yang besar,” kata dia.

Sekadar informasi, pabrik kedua INKA di Banyuwangi menempati lahan seluas 83,49 hektare. Untuk tahap pertama, pembangunan pabrik ini menelan dana mencapai Rp483 miliar. Kontraktornya adalah PT Adhi Karya Tbk (Persero).

INKA memerlukan 3 ribu tenaga kerja dan diutamakan dari masyarakat sekitar dalam pengoperasian pabrik kereta api. Salah satunya lulusan SMK.

Workshop tersebut nantinya digunakan untuk pengembangan kapasitas produksi PT INKA (Persero) sebagai satu-satunya manufaktur sarana perkeretaapian di Asia Tenggara. Pabrik ini akan membuat lokomotif dan gerbong yang berorientasikan untuk ekspor ke luar negeri.

Hingga saat ini, progres pembangunan pabrik kereta api tahap pertama ini sudah mencapai 20 persen.

“ Kita harapkan tahap pertama pabrik kereta api kedua milik INKA ini bisa selesai pada Agustus 2020,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, PT INKA (Persero) juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke penduduk setempat berupa pembangunan 15 unit fasilitas MCK senilai Rp150 Juta, bantuan renovasi fasilitas umum di SD Ketapang 6 senilai Rp100 juta dan renovasi sarana tempat ibadah Pondok Pesantren Ketapang senilai Rp 150 juta.

Bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial PT INKA (Persero) kepada warga di sekitar area pembangunan workshop.

1 dari 5 halaman

Kerja sama INKA dengan SMK Banyuwangi

Rini juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara PT INKA (Persero) dengan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi, yakni SMK 1 Glagah dan SMK Cordova. Kerjasama tersebut berupa Pendampingan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan sesuai Kebutuhan Industri (Link and Match) di SMK Cordova, Banyuwangi.

Rini menambahkan, sektor perkeretaapian merupakan salah satu industri manufaktur yang membutuhkan tenaga kerja dan tenaga ahli dari lulusan SMK. Nantinya, lulusan SMK akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Lulusan SMK bisa langsung terserap untuk industri kereta api nasional. Hal ini membuktikan bahwa BUMN bisa berperan aktif melakukan proses link and match antara dunia pendidikan dengan yang dibutuhkan dalam dunia industri.

“ Kita membantu SMK dan juga SMK membantu kita dalam memproduksi kereta api nasional. Artinya, kita sebagai BUMN dapat memberikan hasil nyata pada para lulusan SMK dan Politeknik untuk bekerja di BUMN,” kata dia.

PT INKA juga memberikan bantuan alat praktikum untuk 6 SMK Binaan PT INKA di Banyuwangi senilai Rp90 juta dan Bantuan pembangunan Fasilitas umum ke 5 SMK binaan PT INKA di Banyuwangi senilai Rp150 juta.

“ Saya berharap kerja sama ini bisa dilakukan oleh BUMN-BUMN lainnnya yang juga ada di Banyuwangi maupun wilayah Indonesia lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar bisa menjadi pelaku industri di Tanah Air,” kata dia.

2 dari 5 halaman

Jokowi Jualan Gerbong Kereta di Jepang

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena. Dalam pertemuan bilateral itu, Jokowi menawarkan gerbong kereta api kepada Sri Lanka.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan pertemuan kedua presiden memang membahas beberapa isu, termasuk isu ekonomi. Dalam kesempatan itu, presiden menyampaikan minatnya membantu pembangunan ekonomi Sri Lanka, termasuk pengadaan gerbong kereta api.

Sekadar catatan, pembangunan kereta api dan pengadaan gerbong kereta, baik kereta penumpang maupun barang, telah masuk dalam Propose Sri Lanka 2015-2020.

 

 

" PT INKA (PT Industri Kereta Api) sudah menyampaikan niatnya untuk bekerja sama dengan Sri Lanka, dan Presiden Jokowi menyampaikan indonesia siap untuk melakukan kerja sama dalam pengembangan kereta api. Itu yang disampaikan Presiden mengenai masalah ekonomi," kata Retno di Jepang, dilansir dari setkab.go.id, Jumat 27 Mei 2016.

Pemerintahan Sri Lanka, lanjut dia, relatif masih baru. Sebab, baru tahun lalu pemerintahan ini terbentuk. Meskipun demikian, mereka juga mengharapkan ada penerbangan dari Jakarta ke Kolombo.

" Itu akan dibahas dan ditindaklanjuti lebih lanjut oleh Menteri Perhubungan," kata dia.

3 dari 5 halaman

Ke Jepang untuk Hadiri G7 Outreach Meeting

Sekadar informasi, lawatan Jokowi ke Jepang ini dalam rangka menghadiri undangan G7 Outreach Meeting di Iseshima, Jepang pada 26-27 Mei 2016. G7 ini adalah kelompok tujuh negara maju yang terdiri atas Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Agenda rutin G7 ini adalah menghadakan pertemuan ekonomi dan politik yang dihadiri para kepala negara/pemerintahan dan pejabat-pejabat organisasi internasional.

Selain menghadiri agenda G7, eks walikota Solo ini juga direncanakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Sri Lanka dan Presiden Perancis. Rombongan delegasi Indonesia dipimpin Jokowi. Anggota delegasi ini adalah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Nasional (Bappenas), Sofyan Djalil, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad.

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

Dream - Kereta buatan PT Industri Kereta Api (Persero) resmi beroperasi di Bangladesh. Kereta buatan Indonesia ini berhasil menyinkirkan produsen dari negara lain seperti China. 

" Kereta buatan anak bangsa‎ secara resmi telah beroperasi di jalur kereta Bangladesh," kata Senior Manager Humas INKA, M. Colik dikutip dalam keterangannya, Senin 27 Juni 2016.

Dia mengatakan perusahaan pelat merah ini mendapatkan kontrak memasok kebutuhan kereta untuk negara ini pada 2015. INKA pun menargetkan produksi kereta itu pada akhir 2016. BUMN ini menyebut telah " menyingkirkan" produsen kereta lainnya, seperti Tiongkok dalam proses tender.

" Jumlah gerbong yang dipesan oleh Bangladesh sendiri sebanyak 150 kereta penumpang," kata dia.

5 dari 5 halaman

Ini Spesifikasinya

Colik mengatakan 150 kereta yang dipesan itu terdiri atas 100 unit meter guage/MG (gerbong untuk rel 1000 mm) dan 5 unit gerbong board guage/BG (gerbong untuk rel 1676 mm).

Untuk yang MG tipe tempat duduk yang diaplikasiakan 2-2, yaitu dua seat di sebelah kiri dan ‎dua seat di sebelah kanan dengan di tengah-tengahnya sebagai jalan. Sementara untuk yang BG memiliki kursi 2-3.

Colik menambahkan kereta yang diekspor ke Bangladesh ini berbeda dengan kereta yang beroperasi di Indonesia. Masyarakat Bangladesh masih memiliki tradisi naik kereta hingga ke atap kereta (atapers). Hal ini membuat kekokohan rangka dan bodi kereta menjadi poin utama.

 

 

" Sementara opsi aerodinamis menjadi hal yang tidak terlalu dipertimbangkan," kata dia.

Colik mengatakan kereta ini bernama Sonar Bangla Express yang akan menempuh rute kota Dhaka-Citagong. " INKA terus meningkatkan ekspansi bisnisnya ke beberapa negara baik di Asia ataupun di Timur Tengah. Selain saat ini sudah memasok Bangladesh, INKA tengah menjadikan Vietnam, Srilanka dan Mesir sebagai target eskpor gerbong kereta selanjutnya," kata dia.

[crosslink_1]

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo