Perusahaan di Jakarta Wajib Lapor jika Ada Pegawai Positif Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 7 Agustus 2020 09:36
Perusahaan di Jakarta Wajib Lapor jika Ada Pegawai Positif Covid-19
Sejumlah perusahaan mendapatkan peringatan hingga ditutup sementara akibat pegawainya terpapar Covid-19.

Dream - Pemprov DKI Jakarta meminta perusahaan terus melapor jika ada pegawainya positif Covid-19. Pemprov tidak akan menutup seluruh gedung yang karyawannya dilaporkan positif Covid-19.

" Namun, hanya pada area yang ditemukan pegawai terjangkit Covid-19. Kecuali, kasus positif COVID-19 di perkantoran tersebut terjadi secara massif," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 6 Agustus 2020.

Pemprov DKI, kata dia, telah melakukan inspeksi mendadak terkait protokol kesehatan Covid-19 di 3.177 perusahaan. Data tersebut tercatat sejak PSBB masa transisi 6 Juni sampai 3 Agustus 2020.

Sejumlah perusahaan mendapatkan peringatan hingga ditutup sementara. " Dari jumlah itu ada 389 perusahaan mendapatkan peringatan pertama, 101 peringatan kedua dan 31 ditutup sementara," ucap Andri.

1 dari 2 halaman

Sebanyak 24 dari 31 perusahaan tersebut ditutup sementara karena ditemukan karyawan terpapar Covid-19. Sedangkan tujuh perusahaan sisanya sempat ditutup sementara karena tidak patuh dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

24 Perusahaan tersebut tersebut tersebar di lima kota administratif DKI Jakarta. Salah sayunya ada delapan perusahaan yang ditutup di Jakarta Pusat.

" Dua perusahaan di Jakarta Barat, empat di Jakarta Utara, tujuh di Jakarta Timur, dan tiga perusahaan di Jakarta Selatan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, tujuh perusahaan yang ditutup karena protokol tersebar masing-masing satu di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

" Kemudian ada empat perusahaan di Jakarta Selatan," jelas Andri.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar