Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Due Dilligence Susuk Mudharabah BRI Syariah (Dream.co.id/Ari Dwi Budiawati)
Dream - PT BRI Syariah resmi menawarkan sukuk mudharabah subordinasi I. Bank syariah ini menargetkan dana segar sebesar Rp1 triliun dari instrumen keuangan syariah ini.
" Sukuk Mudharabah berjangka waktu 7 tahun," kata Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso, dalam " Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Subordinasi I Bank BRI Syariah" di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2016.
Sukuk terbaru BRI Syariah ini telah mendapatkan rating idA+ dari Fitch. Perseroan menawarkan bagi hasil sebesar 9,5-10,25 persen per tahun untuk para peminat.
" Tujuan penawaran ini adalah memperkuat struktur permodalan untuk menunjang kegiatan pengembangan usaha berupa penyaluran pembiayaan serta peningkatan komposisi struktur penghimpunan dana jangka panjang," kata dia.
Investor yang dibidik oleh anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) ini adalah investor domestik. " Size Rp1 triliun ini tidak sizeable ke investor asing," kata dia.
Sekadar informasi, BRI Syariah menggandeng PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Indopremier Securities sebagai penjamin pelaksana efek. Proses bookbuilding sukuk ini dilaksanakan pada 12-16 Oktober 2016 dengan estimasi efektif tanggal 8 November 2016. Rencana penawaran umum dilakukan tanggal 10-11 November 2016.
" Insya Allah pencatatan di Bursa Efek Indonesia dilakukan pada 17 November 2016," kata Hadi yang optimistis bisa mendapatkan pricing yang tepat dari para investor. (Sah)
© Dream
Direktur Operasional BRI Syariah, Wildan, menambahkan penerbitan sukuk bakal membuat rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI Syariah meningkat menjadi sebesar 14,3 persen.
“ Kami menargetkan CAR-nya bisa jadi 21 persen,” kata Wildan di Jakarta, Rabu 12 Oktober 2016.
Wildan melanjutkan, tambahan modal tersebut akan digunakan untuk memperkuat pembiayaan bank syariah ini. Disebutkan bahwa saat ini, pembiayaan BRI Syariah per September 2016 sebesar Rp17,7 triliun.
“ Kalau ada tambahan modal, (pembiayaan kami) bisa bergerak ke Rp18,8 triliun (tahun ini),” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya