Gandeng Singapore Airlines, BCA Bidik Traveler Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 3 Desember 2018 19:15
Gandeng Singapore Airlines, BCA Bidik Traveler Indonesia
BCA mengeluarkan kartu bank yang bisa memudahkan travelers berwisata ke mancanegara.

Dream – Industri wisata Indonesia tumbuh pesat. Pertumbuhan ini mendorong PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk mempermudah wisatawan dalam bertransaksi.

“ Kami mendapatkan informasi banyak konsumen di Indonesia setiap tahun ke luar negeri,” kata Direktur BCA, Santoso, di Jakarta, Senin 3 Desember 2018.

Mengutip data Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, selama tahun 2017, jumlah warga Indonesia yang keluar negeri meningkat jadi 9,1 juta orang dari tahun sebelumnya sebanyak 8,4 juta orang. Sementara permohonan paspor melonjak mencapai 3,09 juta permohonan.

Menangkap potensi peluang tersebut, BCA menggandeng maskapai penerbangan Singapura, Singapore Airlines, untuk mempermudah transaksi masyarakat Indonesia kala traveling. bank swasta terbesar di Tanah Air itu merilis kartu kredit BCA Singapore Airlines KrisFlyer Infinite.

Kartu berlogo VISA ini akan mempermudah wisatawan ketika berplesir ke mancanegara. “ Tentunya kartu kredit ini memberikan nilai tambah dan keuntungan eksklusif bagi nasabah BCA,” kata dia.

Santoso berharap produk barunya itu bisa membidik travelers baik pribadi maupun keluarga yang hobi traveling maupun mengincar menyukai program mileage yang lebih cepat serta mudah.

Sambil berpromosi, Santoso mengatakan para pengguna BCA Singapore Airlines KrisFlyer akan dimanjakan dengan monthly spend bonus berupa 2 ribu KrisFlyer dengan nilai akumulasi Rp50 juta dan 1.000 KrisFlyer dengan akumulasi Rp20 juta. Poin yang didapatkan bisa ditukar dengan tiket Singapore Airlines.

Setiap pengguna kartu kredit BCA Singapore Airlines KrisFlyer juga mendapatkan berbagai keuntungan seperti bonus Monthly Spend Bonus yang berupa 2.000 KrisFlyer akumulasi transaksi 50 juta per billing cycle atau 1000 KrisFlyer miles dengan akumulasi minimal transaksi 20 juta per billing cycle.

“ Kolaborasi BCA dengan Singapore Airlines ini diharapkan bisa mengoptimalkan nilai tambah yang dapat dinikmati nasabah BCA sekaligus dapat memudahkan proses transaksi bisnis secara efektif dan efisien,” kata dia.

(Sah, Laporan: Ava Haprin)

1 dari 2 halaman

BCA Ikut Tren `Zaman Now`, Hadirkan VIRA di Google Assistant

Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas penggunaan layanan bank virtualnya dengan memperkenalkan Virtual Assistant Chat Banking BCA (VIRA). Setelah Line, Facebook Messenger, dan Kaskus Chat, bank ini menghadirkan VIRA di platform Google, Google Assistant.

Penguna Google Assistant bisa mengetahui promosi dan informasi seputar BCA melalui VIRA.

“ Sejalan dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia yang terus berkembang, tentunya ini menjadikan BCA sebagai bank yang berkomitmen untuk menjalankan inovasi dalam semua aspek terutama dalam solusi layanan yang kami hadirkan,” kata Direktur BCA, Santoso, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 4 April 2018.

Diakui Santoso, Indonesia merupakan masyarakat dengan pengguna sosial media aktif di dunia. Bahkan jumlah user pengguna mobile termasuk yang tertinggi. Aplikasi chatting saat ini telah menjadi andalan dalam berkomunikasi.

" Terlebih di “ zaman now” ini, selain aplikasi chatting, inovasi berupa asisten virtual menjadi suatu kebutuhan tersendiri,” kata Santoso

Dengan aplikasi VIRA, pengguna Google Assistant hanya perlu mengetik atau memberikan perintah suara yaitu “ Ok Google. Bicara dengan Bank BCA”.  Selanjutnya Google Assistant akan menyambungkan pengguna untuk berkomunikasi dengan VIRA.

Pengguna dapat chatting atau kembali memberikan perintah berupa suara, bisa juga dengan memilih dari menu yang sudah tersedia, atau dengan mengetikkan keyword yang lebih spesifik.

Santoso mengatakan pengguna aktif yang mengakses VIRA sampai 28 Februari 2018 telah mencapai lebih dari 662 ribu pengguna.

(Sah)

2 dari 2 halaman

Laba Bersih BCA Tahun 2017 Capai Rp23 Triliun

Dream – Bank swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melewati tahun 2017 dengan gemilang. BCA melaporkan laba bersih perusahaan tahun lalu tumbuh 13,1 persen menjadi Rp23,3 triliun dari sebelumnya Rp20,6 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja dalam keterangan pers di Jakarta, belum lama ini mengatakan perusahaan berhasil membukukan hasil kerja yang baik dengan memanfaatkan berbagai bisinis di tengah proses pemulihan ekonomi Indonesia.

" Pencapaian kinerja usaha BCA tidak lepas dari kepercayaan nasabah," kata Jahja.

Untung bersih yang diperoleh BCA tak lepas dari kinerja kredit yang meningkat 12,4 persen menjadi Rp468 triliun di seluruh segmen.

Kredit korporasi perseroan tumbuh 14,5 persen menjadi Rp 177,3 triliun pada akhir 2017. Kredit konsumer tumbuh 12,1 persen menjadi Rp 122,8 triliun.

Sementara untuk bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BCA mencatat peningkatan 14,2 persen menjadi Rp 73,0 triliun dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) naik 10,0 persen menjadi Rp 38,3 triliun.

Periode yang sama, outstanding kartu kredit meningkat 6,9 persen menjadi Rp 11,5 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM tumbuh 10,3 persen menjadi Rp 167,5 triliun.

Dari sisi pendapatan, Jahja mengungkapkan, pendapatan operasional yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 6,0 persen menjadi Rp 57,0 triliun. Dari bunga bersih saja, pendapatan BCA meningkat 4,1 persen menjadi Rp 41,8 triliun sedangkan pendapatan operasional lainnya tumbuh 11,5 persen menjadi Rp 15,1 triliun tahun lalu.

Pencapaian tersebut sejalan dengan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga, terutama pada dana giro dan tabungan.

Rasio kredit bermasalah (NPL) juga terjaga pada level relatif rendah yakni 1,5 persen di akhir tahun 2017. Total, ada Rp14,6 triliun kredit cadangan yang telah dibentuk.

(Sah)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham