Platform Tiket Feri Online Indonesia Belajar ke Google

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 17 Maret 2018 12:24
Platform Tiket Feri Online Indonesia Belajar ke Google
Ali bermimpi perusahaannya dapat menyerupai SpaceX.

Dream - Para pengembang platform pemesanan tiket kapal feri online, Marling Booking, mendapat kesempatan berkunjung ke markas Google, Uber, dan Waze, sebagai `hadiah` memenangi NextDev 2017.

Pengembang Marlin Booking, Ali Sadikin, mengatakan usai kunjungan ke Silicon Valley, Amerika Serikat, dia mendapat banyak pelajaran berharga. Kini Ali semakin bergairah mengembangkan Marlin Booking.

Ali ingin membawa Marlin Booking menjadi platform online transportasi laut terbesar di Indonesia.

" Di Indonesia, bicara transportasi udara, orang pasti ingat Traveloka. Berbicara transportasi darat, orang pasti ingat Go-Jek. Dan berbicara transportasi laut, saya ingin orang ingat Marlin Booking," kata Ali kepada Merdeka.com, Jumat, 16 Maret 2018.

Ali mengembangkan Marlin Booking bersama Dede Saputra. Mereka membasiskan aktivitasnya di Batam, Kepulauan Riau.

Saat ini aplikasi Marlin Booking bisa diakses via web dan aplikasi mobile. Sekitar 10 ribu pengguna sudah mengunduh aplikasi Marlin Booking.

Untuk memudahkan pembayaran, Marlin Booking memiliki beragam metode dan sistem pembayaran.

Selama berkunjung ke Silicon Valley, Ali mengatakan banyak belajar mengenai ekosistem dan budaya perusahaan digital.

" Yang menarik dari Uber misalnya bagaimana membuat platform yang lebih stabil dan cepat untuk bisa sanggup menahan traffic skala besar," kata Ali.

Kini Ali berfokus pada rancangan strategi untuk mendapatkan suntikan dana terutama dari perusahaan Series A.

Selain itu, Ali juga bermimpi agar Marlin Booking seperti SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa milik Elon Mask.

" Jadi mudah-mudahan ke depan Marlin juga bisa membuat teknologi baru yang bisa membuat proses di pelabuhan menjadi simpel dan efisien," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar
Livestreaming KLY Lounge - Titi DJ