Cara Pria Ini Membantu Bisnis Teman Sangat Mengharukan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 22 April 2019 15:44
Cara Pria Ini Membantu Bisnis Teman Sangat Mengharukan
Awe menjelaskan betapa sulit bisnis kedai dengan konsumen yang sedikit.

Dream – Biasanya, orang mengeluarkan uang kurang lebih Rp10 ribu untuk satu porsi nasi, sup, dan telur. Tapi, tidak dengan Mohd Fadli. Dia justru merogoh kocek seratusan ribu rupiah untuk seporsi nasi, telur, dan sup.

Dikutip dari World of Buzz, Senin 22 April 2019, Mohd Fadli menyebut harga makanan itu tidaklah mahal. Bahkan, terbilang murah jika bertujuan untuk membantu bisnis teman.

“ Apakah sepiring nasi, sup, dan telur seharga 50 ringgit (Rp170.550) itu mahal? Tidak. Faktanya, ini sangat murah sebagai perwujudan dukungan,” tulis Fadli di akun Facebooknya.

Dia meminta temannya untuk menyimpan kembaliannya. Sikapnya ini tak bertujuan untuk menunjukkan dia kaya-raya, tetapi menunjukkan dukungan terhadap bisnis sang kawan.

“ Ketika membuka kedai, dia meminta saya untuk memasak, tapi saya tak bisa memasak. Jadi, membayar 50 ringgit setidaknya bisa membantunya,” tulis Fadli.

1 dari 2 halaman

Temannya Ingin Menggratiskan, Tapi Ditolak

Dia menulis, temannya membuka kedai setahun yang lalu dan usahanya tak mulus. Pernah suatu ketika, kedainya sepi karena hari hujan.

Awe menjelaskan betapa sulit bisnis kedai dengan konsumen yang sedikit. Terlebih, kedainya punya empat orang karyawan yang harus dibayar.

“ Ketika bisnisnya sepi, jangan bertanya cara dapat untung. Balik untung saja nyaris mustahil,” tulis Fadli.

Beberapa hari yang lalu, Fadli datang ke kedai Awe untuk memesan nasi, sup, dan telur. Temannya ini selalu ingin menggratiskan dia. Tapi, kali ini beda.

“ Setiap kali saya ingin membayar, dia menolak. Dia bilang punya semuanya dan saya tak harus memberikannya uang,” tulis Fadli.

Namun, Fadli menolaknya. Dia paham bisnis temannya berjalan lamban. Pria ini memberikan selembar uang 50 ringgit kepada Awe.

“ Awe, ambil ini. Bisnismu berjalan lamban dan kamu punya karyawan yang harus dibayar. Kalau tak diambil, saya takkan datang ke kedaimu lagi,” kata dia.

Akhirnya, Awe menerima uang Fadli.

Dukung Usaha Kawan, Jangan Minta Harga Teman

Fadli menegaskan teman sejati bukannlah tentang kenyamanan, tetapi juga dukungan. “ Ketika kamu punya teman yang butuh dukungan, dukung dia,” tulis dia.

Fadli mengatakan banyak orang membeli barang/jasa dari temannya dengan harga yang lebih murah atau diskon yang banyak—lebih sering disebut “ harga teman”.

“ Itu tidak membantu mereka, tetapi menempatkan mereka dalam kondisi yang sulit. Dukung temanmu dengan membeli jualannya tanpa bertanya harga terendah,” tulis dia. 

2 dari 2 halaman

Dukung Usaha Kawan, Jangan Minta Harga Teman

Fadli menegaskan, teman sejati bukannlah tentang kenyamanan, tetapi juga dukungan. “ Ketika kamu punya teman yang butuh dukungan, dukung dia,” tulis dia.

Fadli mengatakan banyak orang membeli barang/jasa dari temannya dengan harga yang lebih murah atau diskon yang banyak—lebih sering disebut “ harga teman”.

“ Itu tidak membantu mereka, tetapi menempatkan mereka dalam kondisi yang sulit. Dukung temanmu dengan membeli jualannya tanpa bertanya harga terendah,” tulis dia. 

Beri Komentar
Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah