Rupiah Melemah, Indeks Syariah Kembali Menanjak

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 7 Januari 2015 16:27
Rupiah Melemah, Indeks Syariah Kembali Menanjak
Rupiah sore ini melemah ke level 12.700 di saat pasar modal Indonesia kembali dipenuhi aksi beli pemodal.

Dream - Pelaku pasar cukup percaya diri melakukan aksi beli saham meski dihantui sentimen rontoknya rupiah dan minyak mentah dunia. Aksi beli ini membawa bursa saham Indonesia ditutup di zona positif.

Kendati menguat, aksi beli ini belum mampu menggoda para pemodal asing. Asing masih mencatat nett sell sekitar Rp 63,17 miliar, jauh lebih rendah dari kemarin sebesar Rp 440 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 7 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 38,058 poin (0,74%) ke level 5.207,11.

IHSG sepanjang hari ini cukup nyaman bergerak di zona hijau. Meski bergerak fluktuatif, IHSG mampu mencetak level tertinggi di 5.207,37 dan terendah 5.174,79.

Menguatnya harga saham dari 207 emiten telah cukup membantu mengangkat IHSG kembali ke level 5.200. Meskipun lantai bursa masih diwarnai koreksi saham dari 125 emiten dan 75 lainnya bergerak stagnan.

Transaksi perdagangan saham kali ini terbilang ramai setelah aksi jual selama dua hari terakhir. Tercatat 81,19 miliar saham ditransaksikan pelaku pasar dengan dana berputar hingga Rp 5,38 triliun.

Tak semua indeks saham sektoral bisa menikmati laju positif IHSG. Emiten di sektor pertanian mencetak pelemahan tertinggi sebesar 0,33 persen, diikuti perdagangan 0,12 persen, dan infrastruktur 0,01 persen.

Sebaliknya, emiten barang konsumsi menikmati aksi perburuan investor dengan mencetak kenaikan 1,09 persen. Indeks sektor saham yang juga mengalami kenaikan tertinggi adalah keuangan 1,05 persen dan industri aneka 1,03 persen.

Kembalinya aksi beli pelaku pasar juga ikut membawa dua indeks saham syariah menutup perdagangan di zona hijau.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini menutup perdagangan dengan menguat 1,141 poin (0,69%) ke level 167,42. Penguatan ini tertolong naiknya harga saham dari 131 emiten syariah.

Sempat mencetak level tertinggi di 167,54, ISSI mampu bertahan di zona hijau meski harus sempat turun ke posisi terendah 166,47.

Dari lebih 300 emiten syariah di lantai bursa, sebanyak 68 emiten syariah bergerak melemah dan 43 lainnya stagnan. Investor sama sekali tak menyentuh 79 emiten halal lainnya.

Lantai bursa sore ini mentransaksikan tak kurang dari 48,64 miliar saham dengan dana bergulir hingga Rp 3,74 triliun.

Penutupan posisif juga dicetak oleh 21 emiten bluechip syariah. Kenaikan ini mendorong indeks Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan dengan menguat 6,440 poin (0,95%) ke level 687,50.

Sebanyak 7,63 miliar saham bluechips syariah diperdagangkan pelaku pasar. Aksi jual beli ini melibatkan dana hingga Rp 1,94 triliun.

Warna hijau juga mewarnai sejumlah indeks saham utama di kawasan Asia. Indeks Nikkei dan Hang Seng yang sempat dibuka melemah, akhirnya bisa menutup perdagangan dengan menguat masing-masing 0,01 persen dan 0,83 persen.

Sementara nilai tukar rupiah masih bisa belum keluar dari tekanan pasar. Rupiah sore ini melemah 76 poin (0,60%) menjadi Rp 12.721 per dolar AS.

Beri Komentar