Ilustrasi
Dream - Pamor Arab Saudi sebagai negara tempat mencari uang mulai pudang. Perusahaan-perusahaan di Arab Saudi kini telah menjalankan program Saudisasi di bidang rekayasa dengan mengurangi insentif dan bonus bagi pada insinyur asing.
Kebijakan baru ini ditempuh dalam upaya mengikuti ketentuan dari Masyarakat Insinyur Saudi (SCE) dan Kementerian Tenaga Kerja.
Imbas kebijakan baru ini bisa ditebak. Sejumlah insinyur asing memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.
Tak hanya memotong insentif dan bonus, perusahaan Saudi juga mulai menerapkan pembatasan gaji bagi pekerja asing baru. Ketua SCE, Hamad Al-Shagawi, mengatakan berbagai usaha telah dilakukan untuk meyakinkan perusahaan yang belum menjalankan program Saudisasi.
" Gaji seorang insinyur Saudi tidak boleh lebih dari 10 ribu riyal. Sementara insinyur asing tidak boleh lebih dari 20 ribu riyal," kata Al-Shagawi seperti dikutip Dream dari laman Arabnews, Senin, 1 Desember 2014.
Sumber internal SCE mengatakan dalam pertemuan terakhir antara perusahan dan anggota SCE telah diputuskan rencana undang-undang yang mengatur soal insinyur asing.
Beberapa perusahan mengatakan kebanyakan insinyur asing memilih mundur karena mereka tidak diberi insentif atau bonus. Karena itu SCE memberikan alternatif dengan memperkerjakan insinyur Saudi.