Salurkan Rp36 T, Banyak Orang Gadai Barang ke Pegadaian Saat Corona

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 29 April 2020 07:48
Salurkan Rp36 T, Banyak Orang Gadai Barang ke Pegadaian Saat Corona
Pinjaman gadai emas yang mendominasi.

Dream - PT Pegadaian (Persero) menyalurkan pinjaman gadai konvensional dan syariah selama Januari-Maret 2020 sebesar Rp36,3 triliun. Penyaluran pinjaman tersebut naik Rp5,7 triliun dari periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp30,6 triliun.

" Artinya kinerja tahun ini jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu terdapat peningkatan sekitar 18 persen,” kata Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki kepada Liputan6.com, dikutip pada Selasa 28 April 2020.

Basuki mengatakan mayoritas barang yang digadai adalah emas dalam bentuk perhiasan maupun logam mulia dengan porsi mencapai 95 persen. Sisanya berupa motor, mobil, laptop, handphone, dan barang elektronik lainnya.

Peningkatan penyaluran pinjaman diduga dipicu masyarakat yang mulai dampak pandemi Covid-19. Kesulitan ekonomi membuat masyarakat menggadaikan barang-barangnya ke Pegadaian.

Selama wabah ini, tak ada syarat khusus atau mempersulit bagi masyarakat yang hendak menggadai barangnya di BUMN pergadaian pada masa wabah ini. Masyarakat cukup membawa KTP dan barang jaminan baik emas, barang elektronik maupun kendaraan, serta mengisi formulir permintaan kredit yang tersedia.

1 dari 4 halaman

Protokol Kesehatan

Selama pandemi, perusahaan pelat merah ini memberikan pelayanan kepada nasabah dengan menerapkan protokol. Misalnya, pemeriksaan suhu badan dengan menggunakan thermal gun, mencuci tangan sebelum masuk unit/cabang, wajib memakai masker, dan menerapkan physical distancing.

Basuki menyebut tidak membatasi bagi masyarakat yang ingin menggadaikan jumlah barangnya.

“ Pada prinsipnya, secara umum Pegadaian tidak membatasi jumlah barang yang digadaikan oleh nasabah. Kecuali produk khusus gadai prima atau gadai tanpa bunga 0 persen, dengan pinjaman di bawah Rp 1 juta,” kata dia.

Sehingga produk gadai prima dibatasi satu keluarga satu kali akses. Oleh karena itu syarat pengajuan untuk mendapatkan produk ini adalah melampirkan copy kartu keluarga.

“ Produk ini efektif mulai 1 Mei 2020 sampai dengan 31 Juli 2020,” tutupnya.

(Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)

2 dari 4 halaman

Pinjam Uang di Pegadaian Dikenakan Bunga 0 Persen, Ini Cara Dapatnya

Dream – PT Pegadaian (Persero) merilis program-program baru untuk meringankan nasabah di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi corona. Salah satu program baru dari perusahaan pelat merah ini adalah bunga 0 persen.

Bertajuk program Gadai Peduli, nasabah bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan dengan bunga 0 persen. Program ini berlaku untuk produk konvensional dan syariah.

" Kami berkomitmen terus memberikan berbagai kemudahan bagi nasabah, terlebih lagi pada situasi yang sulit saat ini di tengah wabah Covid 19,” kata Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 27 April 2020.

 

© Dream

 

BUMN pergadaian ini membidik 5 juta nasabah gadai. Rinciannya ada 3,5 juta nasabah existing dan 1,5 juta nasabah baru. Program tersebut berlaku mulai 1 Mei 2020 sampai dengan 31 Juli 2020.

“ Program ini hanya berlaku untuk nasabah yang memiliki pinjaman kurang dari Rp1 juta,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Caranya Mendapat Pinjaman 0 Persen dari Pegadaian

Kuswiyoto menjabarkan cara agar nasabah bisa menikmati program ini. Agar bisa merasakan bunga 0 persen, tak boleh ada lebih dari satu nasabah dalam satu Kartu Keluarga (KK). Untuk pembuktiannya, nasabah tak perlu membawa KK saat menggadai.

“ Pinjaman kurang dari Rp1 juta akan dicek oleh sistem yang kami miliki,” kata dia.

Program Gadai Peduli yang kedua, yakni penundaan jatuh tempo lelang yang selama ini 15 hari, akan ditambah menjadi 30 hari, jadi ada tambahan 15 hari relaksasi.

Program ini diterapkan kepada semua nasabah tanpa kecuali, dimaksudkan memberikan kesempatan mengumpulkan dana kepada nasabah untuk bisa melunasi, batas akhir waktu program akan ditetapkan kemudian.

“ Kami berharap program-program Gadai Peduli, bisa mengurangi beban ekonomi nasabah yang mungkin terdampak Covid-19,” kata dia

4 dari 4 halaman

Alhamdulillah, Bayar Zakat dan Kurban Kini Bisa di Pegadaian

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) membuka layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dan kurban di seluruh gerai Pegadaian di Indonesia.

" Kita beri kemudahan berzakat bagi masyarakat," ujar Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

Selain bisa digunakan masyarakat, Arifin mengaku senang karena kerja sama dengan Baznas ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses saluran untuk menyalurkan ZIS dan kurban.

" Di konter pegadaian juga nanti ada banner Baznas," ucap dia.

 

© Dream

 

Dia mengatakan, para pegawai Pegadaian nantinya akan mendapat arahan mengenai cara menerima dana ZIS dan juga bayar kurban. Diharapkan cara itu, lebih dapat membantu masyarakat.

Lebih lanjut, kata dia, penghimpunan dana ZIS melalui ritel ini mencapai 5 persen pertahunnya. Jumlah gerai Pegadaian yang ada di seluruh Indonesia diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan ZIS.

" Sangat potensial dan sekarang konter Baznas jadi ribuan," kata dia.(sah)

Beri Komentar