Sesi Penutupan, Bursa Syariah Berbalik Menguat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 20 Oktober 2015 16:22
Sesi Penutupan, Bursa Syariah Berbalik Menguat
Kurs rupiah justru tak berhasil menguat dan melemah 168 poin menjadi 13.678 per dollar AS.

Dream - Aksi jual investor jelang investor jelang penutupan perdagangan memangkas laju kenaikan indeks saham syariah. Alhasil, indeks ISSI dan JII hanya mampu naik tipis.

Bursa saham Indonesia bisa bernapas setelah pemodal asing justru berbalik menggelar aksi beli.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,260 poin (0,18%) ke level 145,497.

Kembalinya aksi beli juga mendorong indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ke zona hijau. Dibuka melemah, indeks JII ditutup menguat 0,725 poin (0,12%) ke level 612,836.

Sebanyak 99 emiten syariah, 17 diantaranya saham unggulan syariah, menutup perdagangan di zona hijau. Sebaliknya, 75 emiten bergerak melemah dan 55 lainnya bertahan stagnan.

Nilai transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,61 triliun.

Saham bluechips syariah yang jadi buruan sekaligus menghuni daftar top gainer hari ini adalah INTP yang naik Rp 600 per saham. Disusul UNVR Rp 400, AALI Rp 375, UNTR Rp 350, dan PTPP Rp 110 per saham.

Sebaliknya, saham induk kelompok Astra, ASSI justru tertekan aksi jual yang melemah Rp 150 per saham. Top losser lainnya INDF yang turun Rp 75, LPPF Rp 50, SMGR Rp 50, dan LSIP Rp 30 per saham.

Didorong emiten pertambangan dan barang konsumsi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berhasil ditutup menguat. IHSG naik 15,980 poin (0,35%) ke level 4.585,824.

Pelaku pasar menggelontorkan dana hingga Rp 5,19 triliun sepanjang perdagangan hari ini. Dengan posisi asing mencetak nett buy Rp 54 miliar.

Dari pasar keuangan, rupiah justru terus bergerak melemah. Sore ini, rupiah turun 168 poin (1,24%) menjadi 13.678 per dollar AS.

Beri Komentar