Siap-siap! Sopir Truk Tangki BBM Ancam Mogok Kerja 1 November

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 25 Oktober 2016 13:28
Siap-siap! Sopir Truk Tangki BBM Ancam Mogok Kerja 1 November
Masyarakat Jabodetabek, Puncak, dan Sukabumi, kemungkinan akan mengalami terhentinya distribusi BBM di semua pom bensin Pertamina.

Dream - Beberapa hari ini, beredar informasi di media sosial tentang rencana mogok awak mobil tangki (AMT) Pertamina Patra Niaga. Rencana mogok ini diikuti dengan sejumlah tuntutan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan karyawan.

Dari informasi beredar yang diperoleh Dream, Selasa 25 Oktober 2016, rencana mogok AMT ini akan digelar 1 November 2016. Aksi ini dilakukan oleh para sopir mobil tangki yang mengangkut BBM dari depo Plumpang.

" Kami Awak Mobil Tangki Pertamina Patra Niaga sudah sampai batas kesabaran kami. Mogok kerja/stop operasi mulai terhitung 1 November 2016," begitu yang tertulis dari informasi tersebut.

Aksi mogok dipicu status kerja pegawai sebagai pekerja alih daya (outsourcing) yang sudah bekerja selama setahun. Setiap hari para pegawai mengaku bekerja selama 12 jam setiap hari. Para AMT ini tidak mendapatkan uang tunjangan migas layaknya pekerja Pertamina.

Jam kerja yang panjang ini menjadi risiko bagi para AMT. Dikatakan bahwa jam kerja yang tinggi ini mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan kerja.

Dalam aksi mogok ini, mereka menuntut tujuh hal, yaitu:
1. Mengangkat para sopir tangki BBM Pertamina Patra Niaga menjadi karyawan tetap.
2. Pertamina Patra Niaga membayar upah lembur atas kelebihan jam kerja sejak Oktober 2011-September 2016.
3. Membayar upah lembur saat sopir tangki BBM menjadi satgas.
4. Membayar uang tunjangan migas.
5. Menerapkan waktu kerja 7 jam kerja sehari atau 40 kerja selama seminggu.
6. Menghentikan intimidasi dalam bentuk apa pun.
7. Mempekerjakan seluruh pekerja yang sudah dipecat secara sepihak.

" Kepada masyarakat Jabodetabek, Puncak, dan Sukabumi, kami mohon maaf atas terhentinya distribusi BBM di semua pom bensin Pertamina. Mogok kerja ini kami tempuh karena Pertamina Patra Niaga tidak pernah mau mendengarkan aspirasi kami, para AMT yang merupaka ujung tombak Pertamina dalam mendistribusikan BBM."

Tanggapan Pertamina Patra Niaga

Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini pun angkat suara tentang rencana mogok sopir mobil tangki BBM. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Arsono Kuswardanu, mengatakan Pertamina Patra Niaga dengan AMT tak memiliki ikatan kerja secara langsung.

Pertamina Patra Niaga menggunakan jasa penyedia tenaga kerja AMT dengan sistem borongan dan masa kontrak selama dua tahun.

" Hubungan kerja AMT adalah sebagai karyawan perusahaan penyedia tenaga kerja di mana terminal bahan bakar minyak (TBBM) Plumpang dikelola oleh PT Sapta Sarana Sejahtera," kata Arsono di Jakarta dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.

Dia mengatakan setiap pergantian jasa vendor, AMT diberikan hak-haknya yang meliputi pesangon maupun hak normatif lainya, dan tenaga kerja AMT tetap dipekerjakan kembali melalui perusahaan penyedia tenaga kerja yang baru.

Lalu, terkait upah AMT, Arsono megatakan upah tersebut dibayar sesuai dengan komposisi sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota setempat. Upah lembur pun dibayarkan berdasarkan kinerja AMT.

" Penetapa upah performasi sebagai pengganti upah lembur, tidak bertentangan dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia," kata dia.

Arsono melanjutkan uang tunjangan migas sudah tidak diberikan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 04/MEN/II/2009 tetang Pencabutan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. KEP-27/MEN/II/2000 tentang Program Santunan Pekerja Perusahaan Jasa Penunjang Pertambangan Minyak dan Gas Bumi yang saat ini diubah pemberlakuannya dalam bentuk pesangon.

Pola kerja yang berlaku di TBBM Plumpang adalah empat hari kerja dan dua hari libur dengan pemberlakuan dua shift per hari dan masing-masing shift-nya 12 jam.

" Terkait tenaga kerja AMT yang diputuskan hubungan kerjanya atara lain disebabkan alasan indisipliner yang telah dipenuhi seluruh hak-haknya oleh jasa vendor sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata dia.(Sah)

 

Beri Komentar