Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Sultan Perak Malaysia, Nazrin Muizuddin mengajak ahli keuangan syariah dan ulama untuk berpikir maju untuk bisa mengikuti perkembangan zaman.
Sultan mengatakan para ahli dan ulama hendaknya berperan sebagi pengubah institusi dalam membantu pertumbuhan keuangan Islami. Syaratnya, mereka harus meninggalkan menara gadingnya dan lebih banyak terlibat dalam industri keuangan syariah.
"Mereka dalam posisi terbaik sebagai pengubah institusi melalui penelitian...berpikir strategis dan ke depan," kata Sultan mengutip laman themalaymailonline.com, Rabu, 23 Maret 2016.
Menurut Sultan, tidak adanya satupun industri yang kebal terhadap perubahan sosial. Untuk itu diperlukan para ahli yang bisa memacu produk keuangan yang relevan.
Dia menambahkan publik juga harus menyadari pentingnya keberadaaan dewan syariah di sektor keuangan agar sesuai dengan prinsip-prinsip Islami.
"Setiap pengesahan oleh penasihat syariah merupakan jaminan kepada masyarakat bahwa lembaga yang bersangkutan telah bertindak sesuai dengan ajaran agama," tambah Sultan Nazrin.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini