Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas SPBU Pertamina (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Dream - Produk baru Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite tampaknya mendulang sukses. Terbukti, PT Pertamina (persero) memutuskan menambah jumlah dan cakupan outlet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani Pertalite.
Terhitung sejak, Minggu, 9 Agustus 2015, Pertamina telah mengoperasikan 163 SPBU yang sebagian besar masih berada di wilayah Jawa bagian barat sebanyak 95 SPBU. Sisanya, tersebar di 69 titik SPBU di wilayah operasi Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 Agustus 2015 mengatakan selama uji pasar yang telah berlangsung sejak 24 Juli silam, konsumsi Pertalite terus menunjukkan tren positif.
Pada SPBU-SPBU yang telah dilakukan uji pasar, pangsa pasar Pertalite secara meyakinkan dan konsisten meningkat hingga 13 persen. Di sisi lain, konsumsi Premium mulai berkurang dengan pangsa pasar turun dari 79 persen menjadi sekitar 68 persen.
Wianda mengatakan, perusahaan telah menerima banyak permintaan agar Pertalite dapat disediakan di beberapa wilayah. Dari masukan tersebut, dan perencanaan Pertamina, manajemen memutuskn penambahan titik-titik outlet SPBU yang dapat melayani penjualan Pertalite.
Jika melihat persebaran titik SPBU, saat ini Pertalite telah melayani konsumen di lebih banyak wilayah. Dari semula 23 kota/kabupaten saat uji pasar perdana, kini Pertalite bisa dibeli di 34 kota/kabupaten.
Adapun, tambahan kota dan kabupaten tersebut meliputi Bogor, Depok, dan Sumedang di MOR III, Badung, Gianyar, Denpasar, Bojonegoro, Nganjuk, Kota dan Kabupaten Kediri, serta Pasuruan di MOR V.
“ Dengan perluasan ini diharapkan konsumen dapat dengan mudah mengakses Pertalite sebagai bahan bakar pilihannya, terutama bagi konsumen yang menginginkan bahan bakar dengan RON yang lebih tinggi dari Premium namun dengan harga terjangkau,” tutup Wianda.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya