Ilustrasi Mainan Lego. (Foto: Shutterstock)
Dream – Produsen mainan asal Tiongkok dipaksa berhenti memproduksi mainan block sets. Produsen ini terbukti telah meniru mainan Lego.
Dikutip dari Shanghaiist, Sabtu 4 Mei 2019, polisi Shanghai menemukan adanya kesamaan produk mainan yang dibuat Lepin dengan Lego pada Oktober 2019. Gudang dan pabrik Lepin di Shenzhen disita.
Dua lokasi ini menghasilkan 630 ribu produk jadi senilai 200 juta yuan (Rp423,62 miliar). Dalam penyelidikannya, polisi setempat menilai produk-produk Lepin sangat mirip dengan Lego.

Empat orang ditangkap atas kasus peniruan Lego.
Di situs perusahaan mereka, Lepin menawarkan sejumlah mainan set blok berbeda yang diiklankan sebagai “ Compatible Lego”. Satu set mainan ini dijual lebih murah daripada Lego asli.
Misalnya, paket Millenium Falcon dijual seharga US$313 (Rp4,46 juta). Lebih murah daripada yang dijual Lego yang seharga US$800 (Rp11,41 juta).

Karena harganya yang supermurah, tak heran bila sebagian besar produk Lepin yang terdaftar selalu “ kehabisan stok”.
Di situs webnya, perusahaan mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya berhenti memproduksi sementara mainan blok Lepin. Mereka setop produksi sementara per 1 Mei 2019 atas permintaan pemerintah Tiongkok dan polisi Shanghai.