Wall Street Journal Tutup Edisi Koran di Asia dan Eropa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 29 September 2017 13:45
Wall Street Journal Tutup Edisi Koran di Asia dan Eropa
Mereka tutup karena pendapatan terus merosot.

Dream – Harian cetak milik Rupert Murdoch, The Wall Street Journal, menutup edisi cetaknya di Eropa dan Asia. Alasannya, pendapatan iklan di koran ini menyusut.

Laman Bloomberg memberitakan, edisi terakhir di Eropa akan berakhir pada Jumat 29 September 2017. Sementara edisi Asia berakhir seminggu kemudian. Bagaimana dengan nasib karyawan? Wall Street Journal memberikan tugas baru kepada mereka.

Beberapa tahun terakhir, Wall Street Journal telah menerapkan “ WSJ 2020”, rencana tiga tahun ke depan untuk beradaptasi dengan konsumen yang membaca berita dari telepon selulernya.

Bagian rencana ini adalah perampingan karyawan dan meleburkan beberapa seksi di harian cetak. Harian ini juga telah merumahkan kayawannya di Asia dan Eropa. Meskipun demikian, mereka berkomitmen untuk meliput dua area ini.

Seperti koran lainnya, Wall Street Journal mencoba menarik banyak pelanggan untuk menaikkan pendapatan iklan yang anjlok. Pendapatan iklan Wall Street Journal turun 12 persen, sementara jumlah pelanggan online yang dimiliki sebanyak 1,3 juta orang. Harga koran Wall Street Journal pun telah naik.

Sekadar informasi, koran edisi Asia diluncurkan pada tahun 1976, sedangkan Eropa pada 1983.

Beri Komentar