Jika Kenakan Pakaian Ini, Doa Kamu Ditolak

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 5 Mei 2020 10:00
Jika Kenakan Pakaian Ini, Doa Kamu Ditolak
Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan doa ditolak:

Dream - Setiap manusia selalu berdoa kepada Allah agar dipenuhi semua yang diinginkannya mulai dari kesehatan hingga meminta diberikan harta melimpah.

Tetapi semua doa itu belum tentu dapat dikabulkan dan jika kenakan pakaian ini, doa kamu ditolak. Benarkah demikian? Pakaian apakah yang dapat membatasi doa sehingga ditolak?

Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan doa ditolak:

1. Melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan Allah
2. Makan makanan haram baik dari fisk maupun cara memperolehnya
3. Mendhalimi hak-hak orang lain
4. Memakai pakaian yang didalamnya mengandung sesuatu yang haram

1 dari 4 halaman

Dalam Hadist yang diriwayatkan banyak perawi, Nabi juga telah menjelaskan bahwa ada seseorang yang telah membeli pakaian dengan harga 10 dirham, tetapi dalam 10 dirham itu terdapat 1 dirham uang haram, maka Allah tidak akan menerima semua amalannya kecuali dia telah melepaskan pakaian itu dari tubuhnya.

Jadi hanya karena 1 durham yang haram maka seseorang tidak akan dikabulkan do’anya karena Allah hanya menerima hambanya yang suci dan baik. Inilah salah satu sebab doa ditolak oleh Allah.

Dari hadist itu maka dapat disimpulkan bahwa sekecil apapun hal yang buruk atau sesuatu yang haram dapat menjadi penghalang bagi manusia untuk dekat kepada Allah dan semua amal manusia menjadi sia-sia, oleh karena itu sebagai umat muslim kita harus waspada dan lebih hati-hati dalam memilih dan melakukan sesuatu karena semua hal yang kita lakukan menjadi nilai dihadapan Allah.

2 dari 4 halaman

3 Gaya Wanita yang Tidak Mencium Bau Surga

Dream - Tujuan akhir umat muslim dalam mencapai hidupnya adalah surga. Untuk masuk rumah Allah SWT, ibadah menjadi nilai utama sebagai syarat.

Dalam beberapa hadits disebutkan sebagian besar Islam yang menjadi penghuni terakhir masuk surga adalah kaum wanita.

Apa saja yang membuat para pendamping kaum adam itu yang menghambat masuk surga. Berikut beberapa hadits yang menyebutkan kendala kaum hawa masuk surga.

Berpakaian tetapi telanjang

Cara berpakaian para wanita sekarang ini dengan menonjolkan sisi sensualnya, seakan merupakan hal lumrah ditampilkan ke masyarakat umum. Pakaian serba ketat dan menonjolkan lekukan tubuh seakan menjadi kebanggaan wanita saat ini.

Cara berpakaian seperti ini sebenarnya bisa membawa kaum hawa menjadi penghuni terakhir masuk surga. Karena dengan berpakaian seperti itu bisa menggoda kaum adam.

"  Dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat; kaum membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang dan wanita-wanita yang berpakaian (tapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini" . (HR. Muslim).

3 dari 4 halaman

Kerap Mewarnai Rambut

Para wanita sering melakukan beragam cara supaya disebut selalu awet muda. Namun, banyak tidak mengetahui bahwa kegiatan yang dilakukan justru masuk kedalam kriteria masuk surga.

"  Rasulullah SAW bersabda: Pada akhir zaman nanti akan ada orang-orang yang mengecat rambutnya dengan warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati, mereka tidak akan mendapat bau surga" . (HR. Abu Daud; shahih).

4 dari 4 halaman

Meminta Cerai kepada Suami Tanpa Suatu Alasan

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Perceraian saat ini seakan menjadi hal yang lumrah dilakukan para selebritis Tanah Air dan dunia.

Perceraian sebetulnya dihalalkan dalam Islam, asalkan dalam hubungan rumah tangga itu sudah tidak menemukan solusi terakhir alias jalan terbaik.

Namun apabila hubungan keluarga itu dalam kondisi baik tetapi sang istri meminta cerai termasuk ke dalam perbuatan yang diharamkan. Tindakan itu bisa menghambat masuk kriteria wanita penghuni terakhir surga.

"  Siapa pun wanita yang meminta talak pada suaminya tanpa alasan maka bau surga haram baginya," (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad; shahih).

Beri Komentar