Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Wanita Paling Berpengaruh Di Dunia Di Sektor Bisnis (Foto: CNN.com)
Dream - Majalah Fortune kembali merilis daftar Wanita Pebisnis Paling Berpengaruh di Dunia di sektor bisnis. Anugerah ini diberikan Fortune sebagai pengakuan atas sepak terjang para perempuan tersebut di bisnis global.
Melansir laman CNN, puncak teratas masih diduduki presiden dan CEO CVS Health Karen Lynch, atau tak tergusur dari tahun sebelumnya. Tercatat, wanita ini pernah memimpin perusahaan Fortune 500 dan Global 500 dengan peringkat tertinggi yang pernah dipegang seorang wanita.
Sejak mengambil alih kepemimpinan pada Februari 2021, pendapatan perusahaan melonjak 9 persen dengan kenaikan harga saham yang naik 42 persen. Perolehan ini jauh melampaui kinerja S&P 500.
Peringkat kedua diduduki oleh Julie Sweet, Bos dan CEO Accenture. Selanjutnya Jane Fraser, CEO Citi menempati peringkat ketiga dan Mary Barra, ketua dan CEO GM menjadi keempat.
Posisi kelima diraih Jessica Tan, co-CEO dan Direktur Eksekutif Ping An Insurance (Group) Company of China, Ltd. Perusahaan ini merupakan perusahaan terbesar ke-25 di dunia.
Terlepas dari lockdown Covid-19 di China, Ping An di bawah kepemimpinan Tan mengalahkan ekspektasi laba pada paruh pertama tahun 2022, dia juga mempunyai target mencapai netralitas karbon pada tahun 2030.
Sosok yang baru masuk dalam 10 besar adalah Emma Walmsley, CEO pembuat obat global GSK. Dia memisahkan unit kesehatan konsumen senilai US$ 13 miliar dari perusahaannya.
“ Itu membuat GSK yang sekarang berfokus pada farmasi secara eksklusif memiliki setumpuk uang untuk diinvestasikan dalam kandidat obat dan vaksin yang menjanjikan,” menurut catatan Fortune.
Sementara itu, dua eksekutif perempuan harus menerima pergeseran posisi 10 besar dari tahun lalu. Keduanya yakni Thasunda Brown Duckett, presiden dan CEO TIAA. Serta Ruth Porat, Wakil Presiden Senior dan Kepala Keuangan Alphabet. Keduanya masuk peringkat masing-masing nomor 11 dan 12.
Berikut adalah 10 wanita dalam daftar Wanita Paling Berpengaruh tahun 2022 Fortune:
1. Karen Lynch, presiden dan CEO CVS Health
2. Julie Sweet, ketua dan CEO, Accenture
3. Jane Fraser, CEO, Citigroup
4. Mary Barra, ketua dan CEO, GM
5. Jessica Tan, direktur eksekutif dan Co-CEO, Ping An Insurance
6. Carol Tomé, CEO, UPS
7. Rosalind Brewer, CEO, Walgreens Boots Alliance
8. Emma Walmsley, CEO GSK
9. Gail Boudreaux, Presiden dan CEO, Elevance Health
10. Abigail Johnson, Ketua dan CEO, Fidelity Investments
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya