Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Memiliki bisnis online sendiri di usia yang masih relatif muda agaknya jadi tren belakangan ini. Terlebih prospeknya cukup menjanjikan, lantaran tak sedikit pengusaha yang sukses dengan karir baru yang dijajakinya. Meski begitu, kesuksesan dalam berbisnis online tak selalu seberuntung satu sama lain, kendati jenis bisnisnya serupa. Bahkan, jangankan kesuksesan, kadang memulai bisnis online dari awal saja sudah dihadapkan dulu dengan beberapa kendala berikut ini.
Menentukan Ide Bisnis
Sekarang ini ada banyak sekali aplikasi yang bisa mendukung jualan online. Tinggal sekarang tentukan ide bisnis apa yang ingin dijalankan. Sebenarnya wajar jika muncul kebungungan menentukan ide bisnis ini, tetapi pilihlah salah satu yang pas sesuai passion. Dengan begitu, menjalani bisa lebih total. Misalnya punya hobi makeup, maka kenapa tidak mencoba berjualan makeup sendiri?
Kekhawatiran Pada Kegagalan
Sebenarnya kegagalan adalah hal yang wajar dalam banyak hal, termasuk berjualan online. Namun, daripada membuang waktu untuk meratapi kegagalan yang belum juga terjadi, cobalah merancang strategi bisnis online secara matang. Dengan begitu, langkah menjalankan bisnis dapat lebih pasti, di samping dapat meminimalkan risiko kegagalan.
Sulitnya Dana Untuk Modal
Masalah klasik ini memang tak bisa dipungkiri, jadi kendala utama terwujud tidaknya sebuah bisnis. Namun di era terbuka seperti sekarang ini, mencari modal usaha untuk bisnis online sebenarnya tidak sepenuhnya sulit. Terlebih ada banyak sekali lembaga finansial yang bersedia memberikan pinjaman untuk buka toko bisnis online. Ini karena prospek bisnis online terbilang bagus dan cukup cepat balik modal.
Masih Bingung Soal Tempat
Bisnis online diuntungkan dengan tanpa adanya keharusan membangun toko fisik. Cukup mencari startup atau marketplace yang bagus, dan mampu mewadahi lahan bisnis online yang ingin dibuat. Tak perlu menunggu waktu lama, bisnis online pun bisa langsung jalan. Jadi, tak perlu terlalu lama dirundung kebingungan soal tempat. Di awal-awal, sebenarnya cukup menyediakan satu ruangan kosong untuk menyimpan produk yang dijual secara online.
Minder Tak Paham Bisnis
Sukses tidaknya bisnis online yang dirintis tidak bergantung bakat bisnis. Namun, diperoleh dari wawasan, pemahaman, yang sejatinya diperoleh dari kemauan dan tekad. Sebab, ada banyak sekali referensi untuk belajar bisnis online yang bisa digali selain konsultasi langsung dengan pakarnya. Dengan ketekunan yang kuat, bisnis online pun bisa dijalankan secara sukses. Bahkan, bisa saja kesuksesannya mengalahkan orang yang punya titisan bisnis dari keluarganya.
Tinggal sekarang, bulatkan tekad tersebut untuk mulai berjualan online. Jika sudah sungguhan siap, #MulaiAjaDulu dari Tokopedia. Sebab, di sana siapapun bisa merintis bisnis online dengan banyak referensi jualan online yang sangat membantu. Selain itu, di Tokopedia apapun bisa dijual, jadi tak perlu ragu dengan ide bisnis jualan online yang ingin digagas.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

