Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2019 Https://www.dream.co.id
Dream - Cegukan bisa dialami siapa saja. Dari orang dewasa, anak-anak hingga bayi sekalipun. Apabila cegukan terjadi pada orang dewasa, mungkin lebih mudah mengatasinya. Namun apabila terjadi pada anak balita atau bayi, bisa sedikit repot.
BACA JUGA : Cara Menghentikan Cegukan Secara Alami
Balita dan anak-anak kadang tidak tahu bagaimana cara menghilangkan cegukan. Ada yang menangis karena tidak bisa mengendalikannya.
Cegukan juga kerap datang tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu, dan kadang bisa berlangsung beberapa menit bahkan ada yang mengalami cegukan hingga berjam-jam.
Ketika menghadapi anak yang cegukan, orangtua tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara mudah yang bisa diprakterkkan ketika anak mengalami cegukan. Namun, sebelumnya lebih baik mengenali terlebih dahulu apa itu cegukan, dan mengapa bisa terjadi, seperti yang dilansir dari Health Line berikut ini:
© Menghilangkan cegukan
Cegukan atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan hiccups, merupakan kejang otot diagframa yang datangnya tiba-tiba. Diagframa adalah otot yang berada di antara dada dan abdomen yang berfungsi sebagai saluran pernafasan.
Ketika diagframa berkontraksi, paru-paru akan mengembang dan dipenuhi dengan oksigen. Dan, sebaliknya ketika diagframa relaksasi, karbondioksida akan keluar dari paru-paru. Berikut beberapa penyebab kejang diagframa dan bisa mengakibatkan cegukan.
- Menelan terlalu banyak air
- Makan dalam porsi yang sangat besar
- Minum minuma berkarbon
- Perubahan suhu badan atau suhu lingkungan
- Stres
- Terlalu bergembira
Kejang ini menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba, dan membuat udara masuk ke paru-paru secara tiba-tiba pula. Hal tersebut bisa menyebabkan cegukan.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan cegukan pada anak, seperti berikut ini:
© Teh Chamomile
Biasanya orang dewasa akan minum air putih untuk menghilangkan cegukan. Cara menghilangkan cegukan tersebut juga bisa diterapkan pada anak-anak. Namun akan lebih baik untuk anak-anak diganti dengan teh chamomile.
Dr. Christopher Hobbs mengatakan bahwa dengan membuat teh dari chamomile, fennel, dan peppermint, merupakan herbal alami yang bisa membuat otot diagframa menjadi rileks dan bisa mengurangi cegukan pada anak.
Cara meminumnya tidak harus semua langsung, namun secara bertahap. Buat anak minum secara pelan dan sedikit, terus ulangi ini hingga cegukan mereda.
© Menghilangkan cegukan
Selain dengan memberi air dan teh pada anak, ada juga cara menghilangkan cegukan lain yang bisa diterapkan untuk anak yang susah minum. Yaitu dengan cara menekan pelan perut bagian atas dan pijat ke arah bawah.
Kegiatan memijat tersebut bisa untuk mengurangi munculnya cegukan susulan, dan bisa menghilangkan cegukan.
Selain dengan menekan perut bagian atas, minta anak untuk fokus pada pernafasannya. Cara menghilangkan cegukan dengan bernafas bisa dilakukan dengan menahan nafas selama beberapa saat atau juga bisa dengan bernapas dengan kantong kertas.
© Menggelitiki anak
Selain dengan cara di atas, Sahabat Dream juga bisa menggunakan cara unik ini untuk menghilangkan cegukan pada anak. Cara menghilangkan cegukan ini jadi cara alternatif.
Buat anak lupa dengan cegukan yang dialaminya dan membuat pikirannya teralih pada kelitikan. Efek kejutan ketika menggelitik juga akan membuat kejutan baru bagi otot diagframa dan menghilangkan cegukan yang sedang dialami.
Namun, ketika menggelitiki anak, jangan terlalu bersemangat ya Sahabat Dream. Hentikan gelitikan, tak lama setelah cegukan berhenti, atau nanti justru akan menimbulkan cegukan baru.
© Anak Cegukan
Kadang, anak yang cegukan akan panik dengan apa yang ia alami. Anak bisa saja menangis atau bisa juga mengganggu aktivitasnya.
Sebagai orang tua, kita harus sigap dalam mengatasi hal seperti ini. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menghilangkan cegukan pada anak, dan jangan menganggap remeh cegukan yang dialami.
Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika sedang berupaya untuk menghilangkan cegukan pada anak, seperti:
- Jangan beri anak air cabai, atau makanan pedas lain. Makanan pedas memang bisa menghilangkan cegukan pada anak, namun juga bisa menjadi penyebab cegukan dan bisa memperparah cegukan pada anak.
- Jangan menakut-nakuti anak. Terkadang ada yang menyarankan, menakuti dan mengageti anak adalah cara menghilangkan cegukan yang terbaik. Namun, hal tersebut dapat membuat trauma baru pada anak.
- Jangan biarkan anak minum dengan posisi terbalik. Selain mengageti, minum dengan posisi terbalik dipercaya bisa menghilangkan cegukan. Namun, jangan praktekkan hal ini pada anak, karena bisa membuat anak tersedak.
Semoga informasi atas bisa membantu ya, Sahabat Dream!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya