BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Lebaran menjadi momen yang dinantikan setelah berpuasa selama 30 hari.
Hari kemenangan ini biasanya dihabiskan bersama keluarga atau orang-orang tersayang. Kegiatan rutin selama lebaran misalnya saling meminta maaf dan memaafkan, berbagi uang saku untuk orangtua dan para keponakan, dan lain sebagainya.
Tradisi menyambut lebaran terkadang memerlukan dana yang tak sedikit. Tak ada salahnya membuka usaha dadakan untuk menambah uang saku selama lebaran.
Masalahnya, ada larangan mudik selama pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. Di sinilah tantangannya, banyak jasa yang laris dibeli saat lebaran sebelum pandemi namun kini tak terlalu penting lagi. Misalnya usaha menukarkan uang, persewaan mobil, dan lain sebagainya.
Sementara yang kemungkinan bakal menjadi barang laris dijajakan menjelang Hari Raya Idul Fitri pada era new normal adalah sebagai berikut.
Parsel menjadi pengganti ketidakhadiran saat ada larangan mudik selama pandemi. Bisnis ini tak tergerus tren dan masih diminati oleh pembeli menjelang lebaran.
Isi parsel tak hanya makanan tetapi bisa juga bentuk lain seperti seperangkat alat sholat, peralatan memasak, produk perawatan badan, dan lain sebagainya.

Kue lebaran
Kue lebaran bisa dinikmati sendiri maupun sebagai kiriman. Ini menjadi kabar baik bagi Kamu yang punya bakat memasak. Berjualan kue lebaran sepanjang bulan Ramadan bisa meneguk untung besar.
Pangsa pasarnya pun luas. Karena beberapa kue hanya muncul menjelang Ramadan, masyarakat non-muslim pun kadang ikut membelinya.
Tak hadir berkunjung, kadang kehadirannya bisa diganti dengan secarik kartu ucapan. Sebab itulah, kartu ucapan Hari Raya Idul Fitri bakal laris manis menjelang lebaran. Semakin kreatif dan personal kartu yang dibuat, produk ini bakal semakin banyak dicari.
Busana muslim

Meski tak bertatap muka secara langsung, banyak orang yang tetap menginginkan busana muslim baru untuk bertemu kerabat dan sahabat secara online. Perhatikan tren busana muslim tahun ini.
Di pandemi seperti sekarang, orang juga memperhatikan kenyamanan selain model pakaian. Barang-barang tersebut tentu tak harus dijual di toko fisik. Supaya lebih mudah menjangkau konsumen, bukan toko di e-commerce dan promosikan di media sosialmu.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
