Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Merintis usaha kuliner yang saat ini berkembang semakin bervariatif dan inovatif harus direncanakan dengan matang. Setelah memiliki tekad dan semangat pantang menyerah, hal penting selanjutnya yang harus diperhatian adalah permodalan.
Selain pinjaman ke bank, pendanaan modal usaha juga bisa diraih melalui berbagai opsi, salah satunya modal ventura.
Dana modal ventura menjadi opsi terbaik untuk memulai eskalasi usaha karena sifat pembiayaan jangka pendek dan menengah yang murah dengan sistem repayment yang fleksibel.
VP of Investor Relations and Strategy BRI Ventures Markus Liman Rahardja membeberkan kunci agar perusahaan modal ventura mau menyuntikkan dana ke usaha yang sedang dijalankan, utamanya usaha kuliner.
" Tantangan industri makanan itu unik karena berkaitan dengan rasa. Kita berkaitan dengan konsistensi lidah orang Indonesia, jadi bagaimana bisa jaga konsistensi ini ketika scaling up," ujar Markus dalam konferensi pers virtual, Jumat 11 Desember 2020.
Dia menjelaskan, pengelolaan 1 outlet kuliner dengan 5 outlet tentu berbeda, begitu pula dengan 20 outlet, 100 outlet hingga 300 outlet. Jangan sampai, konsumen mendapatkan rasa produk yang berbeda-beda tiap outletnya.
BRI Ventures melalui Dana Ventura Sembrani Nusantara sendiri memiliki kriteria yang ketat dalam menyuntikkan modal untuk usaha yang sedang berkembang.
Ada tiga syarat penting untuk mendapat pendanaan modal ventura yaitu usaha yang dijalankan tumbuh berkelanjutan (sustainable growth), memiliki healthy business margin dan menerapkan strategi hyperlocalization.
" Bukan lagi bakar uang besar-besaran, lalu mengerti pasar lokal, mengerti customer dan dekat dengan mereka," ujarnya.
Salah satu bisnis minuman kekinian yang bisa dijadikan contoh dalam pengembangan usaha rintisan ialah Haus! Indonesia.
Markus mengatakan, Haus! memiliki keunikan dan konsistensi dalam mengembangkan produk minuman yang murah dan mudah dijangkau, sehingga itu menjadi alasan BRI Ventures mau mendanai usaha ini.
CEO Haus! Indonesia Gufron Syarif mengatakan, pihaknya fokus pada pengembangan produk sebagai gaya hidup, bukan hanya sekadar komoditas.
" Kita tidak mau cuma jual produk as commodity tapi juga lebih ke lifestyle, karena bukan hanya produk tapi juga value brand harus kita tingkatkan," tandasnya.
Dream - Di tengah pandemi virus Corona, kondisi ekonomi saat ini sangat sulit ditebak. Banyak pelaku bisnis harus berinovasi dan mengembangkan bisnisnya demi bertahan melewati krisis yang sedang terjadi. Bahkan tak sedikit yang mencari peruntungan dengan terjun ke bisnis kuliner karena tergiur keuntungan besar.
Namun mengeluti bisnis kuliner tidaklah mudah. Tidak semua pelaku bisnis bisa memasak dan melakukan manajemen bisnis makanan dan minuman ini.
Bagi Sahabat Dream yang ingin menajaj bisnis kuliner ditengah pandemi COVID-19 ini, Chef Arnold Poernomo yang juga seorang praktisi bisnis di bidang kuliner sempat berbagi tips singkat dalam menjejakan kaki di bisnis kuliner terutama bagi pemula.
" Mulai aja dulu, tapi produknya harus bagus. Manfaatkan semua platform online mulai dari media sosial, market place, hingga kerjasama dengan aplikasi ojek online," kata Chef Arnold, dalam acara webinar bertajuk Resep UMKM Bangkit Bersama GoFood, Senin 29 Juni 2020.
Selain itu chef Arnold juga menganjurkan untuk mulai menjual produk bisnis ke orang-orang terdekat terlebih dahulu.
Pria 31 tahun ini juga menyarankan agar para pelaku bisnis memulai usahanya dari yang terkecil dahulu.
" Misalnya membuka usaha tanpa perlu menyewa tempat atau membuka resto dengan biaya yang mahal. Baginya memakai dapur di rumah untuk pelaku UMKM pemula sudah sangat cukup," ucap chef Arnold.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya