7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: The Verge
Dream - Pengadilan di Australia memerintahkan Samsung untuk membayar denda US$9,7 juta atau sekitar Rp144 miliar karena penayangan iklan yang dianggap menyesatkan publik.
Dikutip dari laman The Verge, Rabu 29 Juni 2022, iklan tersebut memperlihatkan beberapa ponsel tahan air keluaran Samsung dapat digunakan di kolam renang dan di pantai, yang sebenarnya di situs resmi Samsung tidak disarankan.
Iklan tersebut ditayangkan pada Maret 2016 hingga Oktober 2018, yang menampilkan ponsel Galaxy A, S7, dan S8. Samsung menyebut semua ponsel tersebut memiliki sertifikat IP68, yang berarti dapat ditenggelamkan sepenuhnya hingga kedalaman 1,5 meter dalam air untuk waktu sekitar 30 menit.
Samsung pun telah digugat otoritas persaingan usaha Australia (Australian Competition & Consumer Commission/ACCC) pada Juli 2019.
Otoritas tersebut menilai bahwa klaim Samsung pada sejumlah ponsel itu menyesatkan dan palsu. Terbukti, ACCC menerima ratusan keluhan dari pengguna ponsel tersebut.
Pengguna mengatakan kepada ACCC bahwa smartphone tidak berfungsi dengan baik. Bahkan, ada yang sampai berhenti bekerja sepenuhnya, setelah terkena air.
Meskipun ada beberapa perangkat yang bisa tahan air, tapi jelas perangkat ini tidak bisa tahan air laut. Sebab, kandungan garam bisa merusak komponen dalam smartphone tersebut
Terlepas dari iklan, kerusakan karena air bukan bagian yang digaransi oleh Samsung Australia. Jadi, pengguna seolah dibiarkan bersama perangkat yang tidak bisa dipakai.
Pengadilan pun pada Kamis, 23 Juni 2022 menjatuhkan denda untuk raksasa teknologi asal Korea Selatan itu.
Dengan kejadian ini, diharapkan Samsung dapat lebih berhati-hati dengan pembuatan iklan di masa mendatang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?