Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
BNI Menyiapkan Uang Kas Rp12,9 Triliun Untuk Kebutuhan Lebaran Tahun Ini. (foto: Shutterstock)
Dream – PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) mempersiapkan uang kas senilai Rp12,9 triliun per minggu untuk kebutuhan selama Lebaran tahun ini. Jumlah ini naik Rp830 miliar atau 7 persen daripada kebutuhan Idul Fitri 2020 yang mencapai Rp12,08 triliun.
“ Menurut perhitungan yang ada, kebutuhan kas selama periode Idul Fitri akan lebih tinggi daripada Idul Fitri tahun 2020,” kata Direktur IT dan Operasi BNI, Y. B. Hariantono, dalam media gathering BNI, Kamis 6 Mei 2021.
Hariantono mengatakan uang kas itu dialokasikan ke dua tempat, yaitu kantor cabang dan ATM. Dikatakan bahwa uang sebanyak Rp8,75 triliun akan dialokasikan ke ATM dan kantor cabang Rp4,33 triliun.
Alokasi lebih banyak ke ATM, kata dia, karena ada prediksi akan banyak orang yang menarik uang di ATM selama Lebaran.
“ Disiapkan juga sarana dan prasarana untuk nasabah agar bisa mengambil uang tunai. ATM 17.500 seluruh Indonesia pasti bisa memenuhi kebutuhan nasabah untuk mengambil uang tunai,” kata dia.
Hariantono mengatakan ada dua sumber pendanaan untuk uang kas. Pertama adalah internal senilai Rp7,6 triliun atau 59 persen.
“ Sisanya, 41 persen dari cash bantuan dari Bank Indonesia dan TUKAB—tukar uang antar bank. Bank yang kelebihan cash akan ditukar ke yang kekurangan cash,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan