Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Oddity Central
Dream - Perusahaan metaverse China, NetDragon Websoft, baru-baru ini menunjuk robot humanoid virtual bertenaga AI sebagai CEO-nya.
Didirikan pada tahun 1999, NetDragon Websoft adalah salah satu pengembang video game terkemuka di China, setelah sukses meluncurkan game Eudemons Online, Heroes Evolved, Conquer Online, dan Under Oath.
Mengutip laman Oddity Central, Kamis 8 September 2022, CEO baru yang didukung teknologi AI ini dikenal sebagai 'Ms Tang Yu'.
Sebagai CEO, Tang Yu dilaporkan akan berada di garis depan " departemen organisasi dan efisiensi" perusahaan. Robot ini akan bertanggung jawab mengawasi operasi di perusahaan teknologi yang populer itu.
Ketua NetDragon Websoft tampaknya percaya bahwa kecerdasan buatan adalah masa depan manajemen perusahaan, dan penunjukan Ms. Tang Yu adalah komitmen simbolis untuk merangkul penggunaan AI dan mengubah cara perusahaan melakukan bisnis.
" Tang Yu akan merampingkan alur proses, meningkatkan kualitas tugas kerja, dan meningkatkan kecepatan eksekusi," tulis siaran pers dari NetDragon Websoft.
Selain itu, Tang Yu juga akan berfungsi sebagai pusat data real-time dan alat analisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang rasional dalam operasi sehari-hari, serta memungkinkan sistem manajemen risiko yang lebih efektif.
“ Tang Yu juga diharapkan memainkan peran penting dalam pengembangan bakat dan memastikan tempat kerja yang adil dan efisien untuk semua karyawan,” tambah siaran pers tersebut.
Di masa depan, perusahaan teknologi China berencana untuk memperluas algoritme di belakang Tang Yu untuk menciptakan model manajemen yang sangat transparan ketika NetDragon Websoft berubah menjadi " komunitas kerja berbasis metaverse" .
Namun belum ada informasi lebih rinci terkait CEO bertenaga AI ini. Tapi hal ini memicu perdebatan sengit di media sosial, karena sebuah mesin dapat mengambil alih pekerjaan manusia.
Menariknya, pada tahun 2017, pengusaha China Jack Ma secara terbuka memprediksi bahwa dalam 30 tahun kedepan, kemungkinan robot akan berada di sampul Majalah Time sebagai CEO terbaik.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya