Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
China Temukan Desa Berisi Deposit Emas Super Besar Di Setiap Jengkal Tanahnya
Dream - China telah menemukan deposit emas super besar di pinggiran Rushan, provinsi Shandong, China Timur. Jika ditotal, tiap jengkal tanah Rushan mengandung emas sebesar 50 ton.
Seluruh emas yang berada di tambang Xilaokou tersebut nilainya mencapai US$ 3 miliar atau jika dikonversi ke dalam rupiah sebesar Rp45,7 triliun.
Deposit yang terdiri dari bijih emas berkualitas tinggi ini akan membantu Negeri Tirai Bambu dalam meningkatkan cadangan emasnya.
Setelah delapan tahun pencarian, tambang emas Xilaokou telah menjadi deposit emas terbesar yang diketahui di wilayah tersebut.
Tambang emas tersebut juga menjadi yang terbesar ditemukan pada tahun 2023 sejauh ini, menurut Biro Geologi & Sumber Daya Mineral Provinsi Shandong.
Selain meningkatkan jumlah cadangan emas negara, tambang itu akan membantu China dalam mendukung swasembada sumber daya penting negara tersebut.
" Para penambang mengebor lebih dari 250 lubang sedalam 1.400 meter untuk menemukan sumber daya alam tersebut," ujar Zhou Mingling, wakil kepala Biro Brigade Geologi ke-6, Provinsi Shandong.
China terus berusaha memperbesar cadangan dan produksi emasnya di tengah risiko geopolitik regional dan tren penurunan ekonomi global.
Pemerintah China memperkirakan tambang emas yang baru ditemukan ini dapat menghasilkan 2.000 ton bijih emas setidaknya selama 20 tahun.
Shandong adalah daerah penghasil emas terbesar di China dan memiliki cadangan logam terbesar di negara itu.
Pada tahun 2022, banyak tambang emas besar di provinsi tersebut kembali beroperasi normal dan pulih ke tingkat pra-pandemi.
Sementara itu, tambang emas Jiaojia menghasilkan lebih dari 10 ton emas tahun lalu, tingkat produksi tertinggi secara nasional, menurut China Gold Association (CGA).
Output emas mentah China pada 2022 mencapai 372,05 ton, meningkat 13,09 persen year-on-year dari sebelumnya yang mencapai 295,42 ton.
China adalah produsen emas terbesar dunia pada 2021, menyumbang sekitar 9 persen volume global, menurut World Gold Council. Konsumsi emas China mencapai 1.001,74 ton pada 2022, turun 10,63 persen year-on-year, menurut CGA.
Sumber: Global Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya