Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Berapakah Kekayaan Nabi Sulaiman?
Dream - Bagi umat Islam, salah satu rukun iman adalah mempercayai nabi-nabi terdahulu. Di antara sekian nabi, ada satu yang sangat kaya raya.
Begitu melimpah kekayaannya hingga beliau dinobatkan sebagai nabi paling kaya dalam sejarah. Nabi tersebut adalah nabi Sulaiman 'alaihis-salam (as).
Nabi Sulaiman as adalah putra Nabi Daud as. Ia adalah seorang nabi sekaligus raja ketiga Kerajaan Israel setelah Saul dan Nabi Daud as.
Sebanyak 27 kali dalam Alquran nama Nabi Sulaiman as disebut sebagai raja terbesar yang pernah ada.
Namun yang menjadi pertanyaan adalah berapakah kekayaan Nabi Sulaiman as jika dikonversikan dalam mata uang sekarang?
Sebelumnya, tim arkeolog yang dipimpin Profesor Erez Ben-Yosef dari Tel Aviv University menemukan situs arkeologi di Israel.

Situs arkeolog yang terletak di Lembah Timna tersebut diklaim sebagai salah satu dari sumber kekayaan Nabi Sulaiman as.
Nabi yang memerintah kerajaan besar sekitar 3.000 tahun yang lalu ini diduga berhasil melakukan penambangan tembaga.

Kekayaannya didapat dengan memisahkan bijih tembaga dari batuan yang ditambang dari situs arkeologi Lembah Timna.
Disebutkan bahwa produksi tambang di situs Lembah Timna berkembang pesat selama masa pemerintahan Nabi Sulaiman as.
Tim arkeolog mulai menggali situs kuno di Lembah Timna, Israel Selatan, yang diduga peninggalan kerajaan Nabi Sulaiman as pada 1964.
Sejak saat itulah, para peneliti menemukan jaringan terowongan yang diduga adalah jalan untuk menambang bijih tembaga dari batuan.
" Semua bahan ampas bijih hitam yang ditemukan merupakan limbah dari tungku. Ini adalah bukti yang sangat penting untuk produksi tembaga kuno di Timna," jelas Prof. Ben-Yosef.
Menurut Prof Ben-Yosef tembaga pada masa lalu merupakan sumber daya ekonomi yang paling penting dan industri yang paling menguntungkan.
Pada zaman Nabi Sulaiman as, tembaga menjadi salah satu logam yang paling dicari. Jika diibaratkan, tembaga di zaman itu sama pentingnya dengan minyak mentah di masa sekarang ini.
" Mirip seperti sekarang di mana manusia tidak bisa melakukan apa-apa tanpa minyak Bumi. Manusia zaman itu pun tak bisa melakukan apa-apa tanpa tembaga," jelas Dr. Mohammad Najjar dari Friends of Archaeology of Jordan.
Sementara itu, Profesor Ben-Yosef dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Nabi Sulaiman as diperkirakan memerintah kerajaannya selama 39 tahun.
Selama memerintah tersebut, Nabi Sulaiman as memiliki kekayaan sebesar US$2,2 triliun jika dikonversikan dengan mata uang saat ini.
Hal ini tidak mengherankan karena Nabi Sulaiman as mampu memisahkan bijih tembaga yang merupakan komoditi penting seperti minyak Bumi saat ini.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa