Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Presiden Joko Widodo Menelepon Mendag Muhammad Luthfi (Instagram @jokowi)
Dream - Presiden Joko Widodo mendapat keluhan dari para petani soal harga bawang putih yang anjlok. Para petani mulai enggan menanam bawang putih lantaran harganya anjlok ketika panen raya akibat impor.
Jokowi menerima keluhan itu saat berkunjung dan menanam bawang bersama petani di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Seketika, Jokowi menelepon Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.
" Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu," ucap Jokowi kepada Muhammad Luthfi melalui sambungan telepon.
Luthfi langsung merespons keluhan tersebut. Dia akan mengirimkan tim untuk mengecek. " Saya akan kirim tim untuk mengecek, Bapak," jawab Luthfi.
Selain tanam bawang, Jokowi juga meresmikan empat embung yang dibangun di Jawa Tengah. Keempatnya yaitu Embung Bansari di Kabupaten Temanggung, Embung Dukun, Embung Pagergunung di Kabupaten Magelang dan Embung Tlogoguwo di Kabupaten Purworejo.
" Dari Desa Bansari di Kabupaten Temanggung, hari ini, saya meresmikan empat embung yang telah selesai dibangun di Provinsi Jawa Tengah. Inilah empat dari 66 embung yang kita bangun di tahun 2021," ujar Jokowi di Instagram.
Pembangunan embung tersebut masing-masing menghabiskan dana hingga puluhan miliar.
" Embung Bansari di Kabupaten Temanggung memiliki kapasitas tampung 8,588 meter kubik dengan luas genangan 0,56 hektare dan dibangun dengan biaya Rp9,2 miliar. Embung Dukun di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 16.395 meter kubik dengan luas genangan 0,578 hektare dan dibangun dengan biaya Rp8,4 miliar," ujarnya.
Untuk Embung Pagergunung yang juga terletak di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 7.500 meter kubik dengan luas genangan 0,32 hektare dan dibangun dengan biaya Rp4,2 miliar.
Terakhir, Embung Tlogoguwo di Kabupaten Purworejo memiliki kapasitas tampung 15.775 meter kubik dengan luas genangan 0,573 hektare dan dibangun dengan biaya Rp11,6 miliar.
Jokowi juga berharap agar embung yang telah dibentuk dan diresmikan memberikan manfaat bagi produktivitas pertanian.
" Saya berharap keberadaan embung-embung ini memberikan manfaat nyata bagi produktivitas pertanian, penyediaan air baku, hingga potensi pariwisata bagi masyarakat sekitar," ucapnya.
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya