Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Musim hujan mulai datang. Beberapa jenis tanaman biasanya mulai berbuah. Rambutan dan mangga adalah contoh yang paling mudah dilihat.
BACA JUGA : Tanaman Hias Pisang Kipas
Melihat pohon berbuah tentu ada rasa senang menghinggapi. Apalagi jika pohon itu kita tanam sendiri. Meskipun buahnya masih muda, bayangan mengenai nikmatnya rasa buah itu sudah ada dalam pikiran.
Setiap kali melihat ukuran buah yang berkembang, rasa tidak sabar pun muncul. Kita ingin cepat-cepat menikmati buah itu.
Perasaan senang semacam ini semakin besar dialami oleh masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan. Sebab, bisa melihat pohon berbuah merupakan hal langka.
Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa ketika melihat pohon berbuah. Doa ini merupakan ungkapan rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT melalui buah-buahan.

Allahumma kamaa araytanaa awwalahu fa arinaa aakhirahu.
Artinya:
" Ya Allah, sebagaimana Engkau tunjukkan awal tumbuhnya maka tunjukkan juga akhirnya."
Doa ini terdapat dalam hadis riwayat Ibnu Sunni, dari Abu Hurairah Radliyallahu 'Anhu.
" Aku melihat Rasulullah SAW ketika melihat buah yang matang di hadapannya, beliau berdoa, 'Ya Allah, sebagaimana Engkau tunjukkan awal tumbuhnya, maka tunjukkan juga akhirnya.' Kemudian Rasulullah SAW memberikan buah tadi pada mereka yang punya anak kecil."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya