Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Batu Permata Tanzanite Yang Langka (Sumber:NDTV)
Dream – Kehidupan pria bernama Saniniu Laizer kini berubah drastis hanya dalam waktu semalam.
Pria yang bekerja sebagai penambang batu di Tanzania tersebut mendadak kaya raya usai menemukan tiga batu permata jenis tanzanite yang langka.
Keberuntungan memang tampaknya sedang hobi menyambangi pria itu. Pada bulan Juni lalu, dua batu permata tanzanite juga berhasil ditemukannya. Bahkan keduanya adalah yang terbesar sepanjang sejarah dengan bobot masing-masing 9,27 kilogram dan 5,103 kilogram.
Batu Tanzanite dianggap paling langka di dunia karena hanya ditemukan di wilayah utara Afrika Timur. Kebanyakan, batu jenis ini digunakan sebagai perhiasan.

Berkat temuan dua batu sebelumnya, Laizer mendadak menjadi miliarder setelah pemerintah setempat menyerahkan cek senilai untuk 7,74 miliar shilling Tanzania atau sekitar US$3,35 juta, atau sekitar Rp48 miliar.
Menurut laman BBC, saat ini Laizer telah menjual batu tanzanite ke tiga dengan harga US$2 juta atau sekitar Rp29 miliar. Batu tersebut ditaksir memiliki bobot lebih dari 6 kilogram.
Daya tarik batu mulia terletak pada warnanya (bisa berwarna hijau, biru, ungu dan merah). Semakin langka, berwarna halus dan jelas, maka semakin mahal juga harga yang akan ditawarkan.
Selain mendapatkan keuntungan yang luar biasa, Laizer bahkan mendapatkan ucapan selamat dari Presiden John Magufuli.
Menurut Africa News, Laizer berniat membantu komunitasnya dengan uang yang didapatnya.
" Dengan uang yang kami dapatkan, kami akan memberikan kembali kepada komunitas kami. Saya pribadi telah mendirikan dua sekolah untuk anak-anak dengan uang yang saya terima dari pertambangan," katanya.
Laizer juga menambahkan dirinya tidak memiliki niat mengubah gaya hidupnya meski sudah berhasil menjadi miliader.
Sumber NDTV
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya