Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Keberadaan pengemis hampir ada di setiap persimpangan lampu merah di kota-kota besar. Penampilan mereka sebagian besar lusuh dengan rambut acak-acakan seperti menunjukan kesengsaraan mereka dari dalam menjalani kehidupan.
Dengan cukup menengadahkan tangan hampir seharian, para pengemis ini mengumpulkan setiap receh dari perasaan iba setiap orang yang melintas. Mirisnya, tak semua pengemis benar-benar miskin secara harta karena penghasilan mereka sebetulnya di atas rata-rata masyarakat prasejahtera.
Gambaran itu terlihat dari seorang pengemis bernama Bharat Jain. Mengutip laporan India Times, seperti diberitakan Economic Times, Bharat Jain dijuluki sebagai pengemis terkaya di dunia yang mengemis di jalanan Mumbai, India.

Bharat tidak mengenyam pendidikan formal. Dia memiliki keluarga terdiri dari istri, dua anak laki-laki, seorang saudara laki-laki, dan ayahnya.

Beruntungnya anak-anaknya tidak kehilangan pendidikan karena mereka mendapat kesempatan untuk menyelesaikan sekolahnya.
Saat ditelusuri, penghasilan yang diperoleh Bharat ternyata lebih besar 10 kali lipat dari warga di kotanya.
Penduduk Mumbai ini diketahui memiliki kekayaan bersih Rs7,5 crores atau US$1 juta (Rp15 miliar). Sementara dari kegiatannya mengemis, Bharat bisa menghasilkan Rs60.000-75.000 atau senilai Rp10 juta hingga Rp13 juta per bulan dengan mengemis.
Dia memiliki rumah dengan dua kamar tidur di Mumbai senilai Rs1,2 crore, dan juga menyewakan dua tokonya di Thane dengan sewa Rs30.000 per bulan.
Meskipun menjadi sangat kaya, Bharat masih terlihat mengemis di Chhatrapati Shivaji Terminus atau Azad Maidan di ibu kota keuangan negara.

Sementara banyak orang bekerja keras untuk memperoleh beberapa ratus rupee bahkan setelah bekerja berjam-jam, Bharat mampu menghasilkan Rs2.000-2.500 per hari dalam waktu 10 hingga 12 jam, berkat kemurahan hati orang-orang.
Bharat Jain dan keluarganya tinggal dengan nyaman di kediaman dupleks 1BHK di Parel, anak-anaknya bersekolah di sekolah biara, dan anggota keluarga lainnya memiliki toko alat tulis.
Sebenarnya, Bharat disarankan untuk tidak mengemis lagi. Namun Bharat tidak mengindahkan nasihat itu dan tetap melanjutkan pekerjaan mengemis.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan