Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Golden Bridge Di Vietnam. (Foto: Instagram / Smashpop)
Dream - Para turis domestik dan asing di Vietnam baru-baru dibuat terkesima dengan objek wisata baru berupa jembatan emas yang dipegang oleh dua tangan raksasa.
Jembatan bernama Golden Bridge di Ba Na Hills, Provinsi Da Nang, itu berada di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut.

Dengan panjang mencapai 150 meter, jembatan melengkung itu memiliki desain yang unik. Selain ditopang oleh dua tangan raksasa, di kedua sisi sepanjang jembatan terdapat taman mini berisi bunga Lobelia ungu yang sangat indah.

Yang menjadi daya tarik utama jembatan ini adalah dua tangan raksasa yang seolah memegang objek wisata itu dengan agungnya.
Banyak turis mengira dua tangan raksasa itu dipahat dari batu alam yang menjorok ke arah jembatan. Padahal, menurut perusahaan yang mendesain jembatan TA Landscape Architecture, tangan raksasa itu dibuat oleh tangan manusia.

" Kami merancang kerangka tangan itu dan menutupinya dengan jerat baja. Kemudian kami beri finisihing dengan fiberglass dan tema di atasnya," kata perwakilan Landscape Architecture kepada Bored Panda.
Untuk menyelesaikan struktur Golden Bridge itu, Landscape Architecture membutuhkan waktu satu tahun.

AFP via South China Morning Post melaporkan, objek wisata baru di Vietnam itu sudah diserbu ribuan wisatawan sejak dibuka pada bulan Juni lalu.
Proyek Golden Bridge itu dibangun di atas hutan yang sebelumnya dikembangkan pada masa pemerintahan kolonial Perancis sebagai stasiun pengamatan pada tahun 1919.
Satu-satunya peninggalan masa kolonial Perancis yang bisa dilihat wisatawan dari kereta gantung adalah rumah-rumah villa yang sudah hancur.


Selain jembatan dengan tangan raksasanya, proyek Golden Bridge juga menawarkan atraksi wisata lain. Seperti replika desa abad pertengahan Perancis, sebuah museum lilin yang menampilkan patung-patung Lady Gaga dan Michael Jordan, miniatur kebun, dan kereta gantung.
" Jembatannya sangat indah dengan gaya arsitektur yang menakjubkan, dari sini kita bisa melihat Kota Da Nang, sangat menyenangkan," kata seorang pengunjung bernama Nguyen Trung Phuc kepada AFP.
(Sumber: NextShark.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya