Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Motor Listrik Alva One Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 (Shutterstock/Hendra Yuwana)
Dream - Pemerintah berencana memberikan insentif untuk pembelian motor listrik baru sekitar Rp8 juta dan untuk motor listrik konversi mencapai Rp5 juta. Namun tidak semua jenis motor listrik bakal menerima insentif.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan insentif hanya akan diberikan kepada masyarakat yang membeli motor listrik dari hasil rakitan pabrik di Indonesia.
" Pemerintah sekarang sedang dalam tahap finalisasi, menghitung untuk memberikan insentif terhadap pembelian mobil dan motor listrik," ujar Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 22 Desember 2022.
Sebagai informasi, pemerintah juga berencana memberikan insentif untuk pembelian mobil listrik sebesar Rp80 juta. Kemudian mobil listrik hybrid akan diberikan insentif Rp40 juta.
Namun demikian, Agus Gumiwang menegaskan rencana tersebut masih terus dibahas pemerintah.
" Insentif mobil (listrik) belum ada (keputusan). Enggak ada pernyataan itu, belum ada," ungkapnya di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kams, 22 Desember 2022.
Lalu apa saja motor listrik yang bisa mendapat subsidi dari pemerintah? Dikutip dari berbagai sumber, berikut rinciannya.
- Alva One : Harga sebelum subsidi Rp34,99 juta
- Gesits : Harga sebelum subsidi Rp28,97 juta
- ECGO : Harga sebelum subsidi Rp12 juta
- Volta Vigo : Harga sebelum subsidi Rp15,4 juta
- Smoot Tempur : Harga sebelum subsidi Rp16,5 juta
- Polytron: Harga sebelum subsidi Rp18 juta
- U-Winfly: Harga sebelum subsidi Rp13,49 juta
- Viar Q1: Harga sebelum subsidi Rp21 juta
- Viar N1: Harga sebelum subsidi Rp25,8 juta
- Viar N2: Harga sebelum subsidi Rp34 juta
- United T1800: Harga sebelum subsidi Rp28,5 juta
- Selis: Harga sebelum subsidi Rp23 juta
Dari catatan harga tersebut dapat dikurangi untuk insentif jika jenisnya motor listrik baru yakni Rp8 juta, sementara untuk motor listrik konversi dikurangi Rp5 juta.
Dream - Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, mengatakan, pemerintah saat ini belum menentukan besaran subsidi bagi pembeli kendaraan listrik, baik untuk jenis mobil maupun motor.
" Kita lagi hitung (besaran subsidi untuk pembelian kendaraan listrik)," kata Bahlil di Yogyakarta, Kamis 15 Desember 2022.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah merinci besaran subsidi atau insentif pembelian kendaraan listrik oleh pemerintah ditaksir mencapai Rp80 juta.
Namun menurut Bahlil, hitungan yang disampaikan Agus Gumiwang belum akurat dan belum disahkan oleh pemerintah.
" Tidak ada itu, kok wartawan lebih paham. Informasi itu masih belum akurat. Itu hitung-hitungannya, tapi kan belum pasti. Ya kisarannya mungkin bisa saja, tapi kan belum pasti. Kita lagi (akan) memutuskan," sambung Bahlil.
Diketahui hitungan yang dirinci oleh Agus Gumiwang yakni untuk pembelian mobil listrik sebesar Rp80 juta, mobil listrik hybrid akan diberikan insentif Rp40 juta. Sementara untuk motor listrik baru akan diberikan sekitar Rp8 juta dan untuk motor listrik konversi Rp5 juta.
Bahlil membeberkan pemerintah sedang menggodok aturan yang berkaitan dengan insentif pengembangan ekosistem kendaraan listrik, baik itu EV baterai maupun kendaraan listriknya.
" Kalau kita mau investasinya cepat bisa masuk ya paling lambat awal tahun depan harus sudah clear. Sekarang, Ibu Menteri Keuangan sedang menghitung (insentif pengembangan ekosistem kendaraan listrik) secara baik," ungkap Bahlil.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
