Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Berencana Untuk Memindahkan Ibukota Republik Indonesia. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berburu lokasi calon ibukota baru Indonesia. Setelah meninjau Bukit Soeharti, Jokowi meninjau sebuah daerah yang dikenal sebagai kawasan segitiga Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dikutip dari akun Instagram @jokowi, Kamis 9 Mei 2019, Jokowi bertolak dari Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Mantan walikota Solo ini terbang ke kawasan segitiga itu menggunakan helikopter.
Sayangnya, dia tidak menyebutkan nama daerah tempat yang dituju.
“ Dari Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya pagi ini, saya naik helikopter dan mendarat di sebuah lokasi yang disebut dengan ‘kawasan segitiga’ Kalimantan Tengah. Lokasinya di antara Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas,” tulis Jokowi.
Pria beranak tiga ini menyebut lokasi ini siap menjadi ibu kota negara yang baru. Kalau dilihat dari sisi luas kawasan, daerah ini paling siap.
“ Kalau dari sisi luas kawasan, di sini mungkin paling siap. Butuh 300 ribu hektare pun bahkan lebih siap,” tulis dia.
Sekali lagi, lanjut Jokowi, semua aspek masih dipertimmbangkan. Terutama untuk masalah sosial politik, lingkungan, kebencanaan, ketersediaan air, konstruksi, dan lain-lain.
“ Saya datang untuk melihat langsung beberapa lokasi yang jadi alternatif, agar nanti tidak salah memutuskan. Selain itu, tentu saja ini harus melalui konsultasi dengan DPR,” tulis dia.
Wacana ibu kota baru Indonesia akan berpindah ke Kalimantan Tengah menuai reaksi dari warganet. Mereka berpesan kepada Jokowi agar tetap menjaga ekosistem hutan.
“ Yang pasti jangan merusak hutan Kalimantan, Pak,” tulis @dharmaputrilubis.
“ Saya sangat setuju jika mau pindahkan ibu kotanya. Tapi, saya mohon juga, ya, Pak Jokowi agar tidak mengganggu kawasan dan habitat binatang asli Kalimantan di sana juga, terutama orang utan agar mereka tidak kehilangan rumah mereka,” tulis @krisnalaksmi.
Ada yang berharap wacana ini tidak menggerakkan para calo tanah untuk menaikkan harga tanah. " Semoga calo tanah nggak bermain walau mustahil (pasti mainlah),” tulis @rbguitarsandharp.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam