8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Ilustrasi Mobilitas Masyarakat Di Kala Pandemi. (Foto: Merdeka.com)
Dream - Meskipun kasus harian sudah melandai, wabah Covid-19 belum benar-benar hilang dari Indonesia. Kekhawatiran semakin meningkat mengingat masyarakat bakal menghadapi momen perayaan Tahun Baru yang biasanya ramai dengan aktivitas di luar rumah.
Di sisi lain, dunia kini sedang dicemaskan munculnya gelombang baru Covid-19 setelah terjadi lonjakan kasus di belahan Eropa. Belanda bahkan mencatat angka kasus Covid-19 baru tertinggi pada pekan ini.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meski kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir menunjukan tren menurun. Tak lupa Menkeu mengingatkan masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan di manapun berada.
" Mendekati masa liburan Natal dan tahun baru kita perlu hati-hati karena kenaikan kasus ini menimbulkan side back dari perekonomian," ujar Sri Mulyani, Selasa 16 November 2021.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan saat ini beberapa negara di Eropa tengah mengalami peningkatan kasus harian yang cukup signifikan.
Kenaikan signifikan kasus Covid-19 ini cukup meresahkan karena negara-negara di Eropa umumnya telah memiliki cakupan vaksinasi yang tinggi, seperti Inggris, Rusia, Spanyol, Prancis, Belgia, Jerman, Italia hingga Amerika Serikat.
Bahkan, kata dia, kasus harian di Italia meningkat pasca diselenggarakannya Presidensi G20 beberapa waktu lalu.
" Italia juga mengalami kenaikan kasus setelah terselenggaranya G20," ujarnya.

Lonjakan kasus di negara-negara besar tersebut dikhawatirkan bisa memicu kenaikan kasus di berbagai negara lainnya, termasuk Indonesia. Apalagi saat ini mobilitas penduduk dunia telah berangsur kembali seperti masa pra pandemi.
Kondisi ini pun turut menjadi ancaman terjadinya penyebaran virus hingga menciptakan mutasi virus baru lainnya.
" Negara yang kontribusi kasus hariannya meningkat ini dari mutasi virus dan dampaknya komplikasi ke negara lain," kata Sri Mulyani.
" Apalagi masyarakat dunia sudah mulai mobile dan mengunjungi antar negara, jadi mutasi dan penularan perlu diwaspadai," imbuhnya.
Wanita paling berpengaruh di dunia urutan ke-38 versi Majalah Forbes itu juga menjelaskan tingginya kasus Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan masyarakat, akan tetapi juga berdampak pada perekonomian nasional.
Sehingga, lanjut Sri Mulyani, para menteri dan Presiden Jokowi terus memantau perkembangan pandemi Covid-19 setiap minggu.
Capaian vaksinasi juga terus dipantau dengan target 70 persen penduduk Indonesia bisa mendapatkan vaksin Covid-19.
" Pemerintah tetap jaga kondisi saat ini dan tiap minggu kita rapat buat ini," tegasnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi