Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Biduran atau dalam istilah medisnya disebut urtikaria (hives), disebabkan oleh reaksi peradangan yang mendorong kapilaris dalam lapisan dermis mengeluarkan cairan.
Saat terjadi proses ini, terjadi penimbunan cairan di kulit dan muncul rasa gatal, perih, dan panas.
Gejala ini terus terjadi sampai cairan-cairan tersebut terserap kembali ke dalam sel kulit di sekitarnya. Biasanya biduran tidak hanya menimbulkan rasa gatal, tapi juga bisa menimbulkan rasa terbakar dan menyengat.
Biduran juga bisa muncul di seluruh bagian tubuh, seperti wajah, bibir, lidah, telinga, bahkan tenggorokan. Untuk menghilangkan biduran, biasanya membutuhkan waktu berjam-jam sampai satu hari.
Setelah mengetahui bagaimana biduran itu terjadi secara medis, kita juga harus memahami mengapa biduran itu bisa muncul terutama pada saat malam hari. Berikut penyebab biduran di malam hari:
Biduran bisa muncul di malam hari akibat alergi yang terjadi karena reaksi dari histamin, plasma darah yang keluar dari pembuluh darah kecil di dalam kulit.
Histamin adalah zat kimia yang diproduksi dari sel-sel di sekitar pembuluh darah kulit akibat terjadinya alergi.
Alergi akibat reaksi alergi ini umumnya digolongkan dalam jenis biduran fisik atau physical urticarial. Biduran yang satu ini disebabkan oleh stimulasi fisik langsung terhadap kulit, seperti alergi pada suhu udara yang terlalu dingin maupun terlalu panas.
Bisa juga alergi karena udara yang kotor, debu, atau air kotor yang mengenai kulit.

Biasanya biduran fisik ini terjadi tepat ketika kulit terstimulasi, kebanyakan biduran muncul dalam satu jam setelah terpapar.
Bahan kimia yang terkandung dalam makanan juga dapat menyebabkan biduran, tidak hanya di malam hari saja. Makanan yang paling berpeluang menyebabkan biduran adalah kacang, cokelat, ikan, tomat, buah beri segar, dan susu.
Zat-zat adiktif dan pengawet makanan yang ada di dalam makanan menjadi salah satu penyebab terbesar munculnya biduran setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Memilih makanan yang tepat, dan tanpa pengawet bisa menjadi solusi mengurangi resiko biduran di malam hari.

Selain kandungan bahan kimia dalam makanan, konsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan biduran. Obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, ACE inhibitors, dan obat pereda rasa sakit semacam kodein, harus diperhatikan pemakaiannya karena dapat menyebabkan biduran.
Biduran akibat konsumsi bahan kimia dalam makanan dan obat-obatan, dapat digolongkan dalam jenis biduran akut atau acute urticarial. Biduran jenis ini bisa bertahan selama berhari-hari, bahkan sampai 6 pekan lamanya.
Gigitan dan sengatan seringga kadang menimbulkan rasa gatal dan perih, terkadang juga dapat menyebabkan munculnya biduran.
Seperti bulu dari ulat bulu yang mengenai kulit, sengatan dari semut merah, dan masih banyak lagi lainnya.

Biduran jenis ini juga tergolong dalam biduran akut atau acute urticarial. Di mana biduran ini dapat bertahan lama apabila mendapat penanganan yang kurang tepat.
Oleh sebab itu, sebelum beranjak tidur kita harus memeriksa keadaan di sekitar tempat tidur untuk mengurangi resiko adanya serangga pengganggu. Selain itu, menjaga kebersihan diri menjadi solusi yang mudah untuk diterapkan.
Selain dari ketiga penyebab biduran di malam hari di atas, biduran juga dapat disebabkan oleh penyakit kronis yang diderita tubuh. Maka dari itu, menjaga kebersihan dan kesehatan badan adalah kuncinya. Semoga bermanfaat.
(ism, Sumber: verywellhealth.com dan webmd.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya