Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
© MEN
Dream - Bank Investasi dan Jasa Keuangan Citigroup Inc. di Amerika Serikat (AS) akan memberhentikan karyawannya yang tidak melakukan vaksin hingga akhir Januari 2022. Sebelum melakukan pemecatan, Citigroup akan memberlakukan cuti tak berbayar pada 14 Januari.
Dikutip dari World of Buzz, Minggu 9 Januari 2022, jika sampai akhir Januari karyawannya tidak bisa menyerahkan surat keterangan tentang pengecualian vaksinasi, maka Citigroup akan memberhentikan karyawan tersebut secara langsung.
Setelah Citigroup mengumumkan aturan tersebut, lebih dari 90 persen karyawannya telah divaksin. Capaian vaksinasi itu meningkat saat tenggat waktu semakin dekat, menurut seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut. Kendati demikian, aturan tersebut hanya berlaku untuk karyawan Citigroup yang berbasis di AS.
Bank tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya mematuhi kebijakan pemerintahan Presiden Joe Biden yang mewajibkan semua karyawan divaksinasi sepenuhnya.
Langkah ini diambil oleh industri keuangan yang menginginkan karyawannya untuk kembali bekerja di kantor (work from office) dan menjalankan pekerjaan seperti biasa. Namun, varian Omicron sangat menular dan menyebar begitu cepat, sehingga membuat beberapa perusahaan lebih memperketat peraturannya.
Bank besar lainnya, seperti Wall Street, termasuk Goldman Sachs & Co, Morgan Stanley dan bahkan JPMorgan Chase & Co, menginstruksikan beberapa karyawan yang tidak divaksinasi untuk bekerja dari rumah. Namun sejauh ini, perusahaan tersebut tidak sampai memberhentikan karyawannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam