Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Ucapan kalimat Lailahailallah memiliki banyak keutamaan. Terlebih bila rutin diamalkan menjadi zikir dalam keseharian.
Ucapan Lailahailallah merupakan sebuah kalimat yang penting, menandakan bahwa seseorang telah menganut Islam sebagai agama yang ia percaya akan membawanya menuju surga milik Allah.
Rasulullah SAW pernah bersabda, Allah SWT akan menyelamatkan seorang manusia dan kelompoknya meskipun tumpukan dosa yang mereka miliki sangat banyak.
BACA JUGA: Arti Lahaula Walakuata Illabillah
Ketika hari penghisaban nanti, buku-buku catatan dosa akan ditimbang dan hanya ada satu hal yang bisa menyelamatkan orang tersebut dan kaum-kaumnya yang tersesat, yaitu ucapan “ Lailahailallah”.

Ibnu Rajab dalam Kalimatul Ikhlas mengatakan, ”Kalimat Tauhid (yaitu Lailahailallah) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung.”
Lalu beliau rahimahullah menyebutkan beberapa keutamaan kalimat yang mulia ini. Di antaranya adalah:
Suatu saat Nabi SAW mendengar muadzin mengucapkan ’Asyhadu alla ilaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi,”Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim)
BACA JUGA: Arti Syahadat dan Keutamaan Membacanya
Nabi SAW juga bersabda,
”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘Lailahailallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud)

Abu Dzar berkata, ”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.” Nabi SAW bersabda,”Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.”
Lalu Abu Dzar berkata lagi,”Wahai Rasulullah, apakah Lailahailallah merupakan kebaikan?” Nabi SAW bersabda,”Kalimat itu (Lailahailallah) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas)
Hal ini sebagaimana terdapat pada hadits yang disandarkan kepada Nabi SAW
”Dzikir yang paling utama adalah bacaan Lailahailallah.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas)

Sebagaimana terdapat dalam shohihain (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairoh ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda,
”Barangsiapa mengucapkan ’laa il aha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli syay-in qodiir’ [tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan, pen), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari ’Ubadah bin Shomit ra, Nabi SAW bersabda,
”Barangsiapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim)
(Dilansir dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya