Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ben Francis Berfoto Di Tempat Usahanya (Foto:Instagram @benfrancis)
Dream - Semua orang sukses mengawali kesuksesannya dengan bekerja keras. Semangat itulah yang juga dilakukan seorang mantan pengantar pizza asal Inggris, Ben Francis. Dari sekadar seorang pegawai biasa, Ben menjelma menjadi pebisnis tajir.
Ben Francis memutuskan mendirikan bisnis pakaian dan aksesoris gym bernama Gymshark. Perjuangannya untuk mengembangkan bisnis bermula sembilan tahun lalu. Kala itu, Ben memutuskan merintis usaha dari sebuah garasi orang tuanya.
Bisnis itu dirintis Ben tanpa melepas pekerjaannya sebagai salah satu pengantar pizza di restoran Pizza Hut. Ben mengisi waktu luangnya dari pekerjan itu dengan menjalankan bisnis Gymshark.

Perjuangan Ben bukanlah sebuah hal yang mudah. Ia jatuh-bangun dan pantang menyerah demi mewujudkan cita-citanya membuat Gymshark sebagai salah satu merk pakaian gym ternama.
Lambat laun nama Gymshark makin dikenal masyarakat. Ben mencoba mengembangkan bisnisnya dengan menggandeng investor lain. Ben diketahui menjual 21 persen saham Gymshark ke perusahaan ekuitas swasta, AS General Atlantic.
" Saya sangat senang mengumumkan bahwa Gymshark telah bermitra dengan General Atlantic untuk membantu mengembangkan merek ini lebih cepat dari sebelumnya." ucapnya.
Melansir dari akun instagram pribadinya, pria berusia 28 tahun ini juga berbagi pengalamannya hingga bisa sukses.
" Saya tidak pernah berpikir saya akan memposting ini, tetapi Gymshark adalah perusahaan bernilai Rp 20 Triliun," ceritanya.
Saat ini, Gymstar merupakan salah satu perusahaan aksesoris dan pakaian gym yang cukup bergengsi di dunia. Ben bahkan telah memiliki 499 pekerja dan memiliki kantor di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat dan Hong Kong.
" Terima kasih.. terima kasih dan terima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi pada merek ini dan terus mendukung visi kami." jelasnya.
Salah satu cara yang menurut Ben mampu memperluas usahanya adalah menjadikan influencer dan media sosial sebagai teknik marketing perusahannya.
" Kami adalah salah satu bisnis pertama di dunia yang mensponsori influencer. Sama halnya, kami adalah salah satu bisnis pertama yang benar-benar berinvestasi di media sosial."
Sumber Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya