Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: India Times
Dream - Memiliki tujuan awal untuk mereformasi industri jet pribadi, seorang wanita bernama Kanika Tekriwal mendirikan startup pada usia 22 tahun. Kini, setelah 10 tahun berlalu, bisnis wanita asal India ini semakin sukses.
Menurut India Times, Tekriwal telah memiliki 10 jet pribadi. Memiliki gelar MBA, Kanika mendirikan startup bernama JetSetGo bersama temannya Sudheer Perla pada tahun 2012.
Perusahaan rintisannya itu mengelola, menerbangkan, dan mengoperasikan pesawat sewaan dan helikopter untuk pemiliknya. Bahkan perusahaanya itu juga disebut sebagai Uber dari langit India.
Perjalanan JetSetGo dimulai dengan tujuan untuk membuat penerbangan pribadi lebih mudah diakses, transparan, ekonomis, dan efisien bagi semua orang.
“ Saya memiliki ide yang muncul di kepala saya selama hampir tiga tahun lebih, tetapi ketika saya ingin mulai mengerjakannya, saya didiagnosis menderita kanker, yang membuat saya mundur satu tahun.”
“ Untungnya, tidak ada orang lain di negara ini yang melakukan hal serupa sampai saya menyelesaikan penyembuhan,” tutur Kanika.
Startup tersebut kini merintis taksi udara dengan konektivitas antar kota di India menggunakan pesawat electric vertical take-off and landing (eVTOL). Ini menggunakan campuran teknologi, prosedur perawatan yang unik, dan manajemen SMART, dan semuanya dikembangkan oleh JetSetGo.
Dengan teknik manajemen SMART, JetSetGo menawarkan keamanan dan kedatangan tepat waktu yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri pesawat sewaan.
Kanika mengungkapkan bahwa sebelumnya, siapa pun yang ingin menggunakan jet pribadi sewaan harus menghubungi broker atau operator swasta.
“ Karena kurangnya transparansi dan tidak tersedianya pesawat sewaan secara cepat, pelanggan harus membayar jumlah yang sangat besar. Demikian pula, jika pelanggan menghubungi operator," jelas Kanika.
JetSetGo pun mempunyai visi untuk menjadikan perjalanan udara dengan pesawat sewaan sebagai transportasi masa depan bagi orang India yang menghargai waktu dan kenyamanan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya