Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Pintu Tol (Shutterstock)
Dream - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menjamin biaya tarif tol gratis jika terjadi antrean kendaraan hingga lebih dari 1 kilometer di gerbang tol selama mudik Lebaran 2022.
Menurut Budi, langkah ini merupakan strategi untuk mengantisipasi macet selama mudik Lebaran 2022.
" Sebenarnya sudah ditetapkan tidak ada diskon, cuman ada satu diskresi apabila antrean mobil lebih dari 1 kilometer, tidak bayar malah. Bablas," ujar Budi dikutip dari Merdeka, Kamis 21 April 2022.
Aturan tersebut, katanya, menjadi pekerjaan rumah bagi pengelola jalan tol agar bekerja lebih keras guna mengantisipasi kemacetan yang terjadi. Sehingga, skema gratis pembayaran tarif tol bisa dihindari.
" Jadi, kita bisa memberikan suatu home work untuk pengelola tol supaya enggak macet. Karena begitu macet gratis," ujarnya.
Ia menjelaskan, macet selama mudik lebaran juga bisa diantisipasi dengan melakukan perjalanan lebih awal. Ini dilakukan untuk menghindari macet pada puncak mudik yang diprediksi pada tanggal 28-29 April 2022.
" Jadi, lakukanlah perjalanan lebih awal sekitar tanggal 25-27 April 2022," ucapnya.
Selanjutnya, petugas di lapangan menyiapkan skema one way dan ganjil genap untuk mengurai kemacetan. Mengingat, animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik di tahun ini cukup tinggi.
" Untuk tanggal pelaksanaan ganjil genapnya akan disampaikan Korlantas dalam waktu dekat ini," katanya.
Ke empat, melarang operasional truk barang di jalur mudik Lebaran yang telah ditentukan baik tol maupun non-tol mulai tanggal 28 April Sampai 1 Mei 2022. Aturan ini untuk memastikan kelancaran arus mudik.
" Tapi, untuk Lebaran boleh. Dan nanti saat arus balik juga ada pengaturan (truk barang)," ungkapnya.
Pemerintah sendiri memproyeksikan, jumlah pemudik pada lebaran tahun ini mencapai 85 juta orang. Di mana 47 persen di antaranya akan menggunakan jalur darat baik kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor) maupun bus.
Menhub Budi mencatat, angka tersebut meningkat 45 persen dibandingkan jumlah pemudik 2019 lalu. Diketahui, jumlah pemudik di 2019 mencapai 50 juta orang.
" Jumlah 85,5 juta ini berdasarkan hasi survei Balitbang Kemenhub beberapa bulan lalu. Sudah final," tegas Menhub Budi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan