Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dato Sri Tahir Saat Mengunjungi Pengungsi Yordania Di Tahun 2017 (Foto: Unhcr.org)
Dream - Seorang miliarder Indonesia menyumbangkan sekitar Rp20 miliar untuk membantu pengungsi di Malaysia. Sumbangan dari hartawan bernama Dato Sri Tahir itu disalurkan melalui yayasannya, Tahir Foundation.
Tahir memberikan dananya ke UNRWA yang merupakan badan PBB untuk pengungsi Palestina.
Kabar sumbangan tersebut dibenarkan Kementerian Luar Negeri, KBRI Yordania, dan Perwakilan UNRWA di Jakarta, Senin 15 Oktober 2018.
" Kami sangat berterima kasih atas langkah tersebut. Apalagi, sumbangan ini diberikan saat kami tengah mengalami defisit dana setelah Presiden Donald Trump menghentikan pendanaan Amerika Serikat terhadap UNRWA," Abdi Aynte, Direktur Perencanaan UNRWA, usai mendengar langsung komitmen yang disampaikan Tahir, dikutip dari laman Liputan6.com.
Sementara itu, Dato Tahir mengharapkan agar dana sumbangannya disalurkan tepat sasaran. " Khususnya bagi pengungsi Palestina yang dikelola oleh UNRWA."
Pemberian donasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat, setelah Tahir Foundation menyelesaikan proses administrasi resmi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar RI untuk Yordania merangkap Palestina.
Setelah proses administrasi selesai, donasi itu akan ditransfer langsung dari Tahir Foundation kepada UNRWA, untuk kemudian disalurkan ke berbagai program yang dikelola oleh organisasi tersebut.
" Jika sudah kami terima, donasi itu akan disalurkan ke berbagai program UNRWA, meliputi kesehatan dan edukasi, ke berbagai titik pengungsi yang kami kelola di Timur Tengah," kata Abdi.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat unhcr.org, Tahir mengaku sudah tiga kali mengunjungi Yordania dan melihat korban pengungsian. Dalam lawatannya itu, orang terkaya Indonesia ini melihat UNHCR, badan PBB untuk pengungsia, telah bekerja cukup baik.
" Saya pikir UNHCR, UNRWA dan sejumlah organisasi di bawah PBB, telah melakukan tuga dengan baik," katanya.
Selama ini, lanjutnya, donasi yang diberikannya dibuat tanpa tujuan tertentu. Tahir mengaku hanya ingin berbagi dengan orang-orang tak beruntung yang menjadi korban dari perang dan ketidakstabilan politik.
Disinggung soal motivasinya menjadi seorang filantropi, Tahir mengaku belajar banyak dari Bill Gates Foundation. Saat mengunjungi yayasan milik Bll Gates di Seattle, Amerika Serikat, Tahir baru memahami jika menjadi filantropi tak ada kaitannya dengan kewajiban berbagi dengan sesama yang memang sudah diwajibkan pada umat beragama.
Menurut Tahir, menjadi filantropis adalah sebuah komitmen yang dibuat secara sadar pada diri sendiri. Sikap ini melibatkan keberlangsungan dan keberlanjutan.
" Jadi tidak bergantung dari mood ataupun keuntungan yang diperoleh perusahaan," ujar Tahir.
Sumber: Liputan6.com/unhcr.org
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya