Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
© MEN
Dream - Tak mau ketinggalan tren yang sedang berkembang di dunia keuangan digital, Negara Republik Afrika Tengah meresmikan bitcoin menjadi alat pembayaran yang sah. Pemerintah beralasan keputusan melegalkan penggunaan uang digital ini untuk mengamankan masa depan keuangan negara.
Adopsi Bitcoin Republik Afrika Tengah (CAR) ini tentu cukup mengejutkan dan membingungkan dunia kripto. Alasannya banyak beberapa negara dengan ekonomi terbesar dunia justru masih berhati-hati dengan risiko dari aset digital tersebut.
Seolah memupus keraguan masyarakat dunia, Presiden Afrika Tengah Faustin-Archange Touadéra bahkan telah menciptakan moto terkait pembayaran bitcoin. Moto itu diambil dari sebuah bahasa latin 'Vires in Numeris' yang artinya " kekuatan dalam jumlah" dari bitcoin.
Keputusan yang diambil Republik Afrika Tengah menjadikannya sebagai negara kedua yang mengesahkan bitcoin sebagai pembayaran. Sebelumnya El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan uang kripto ini.
Melansir dari BBC, keputusan meresmikan penggunaan bitcoin sebagai alat pembayaran diambil pada 29 April lalu. Menurut siaran pers, pemerintah mengatakan ingin membangun Hub Crypto legal pertama yang diakui oleh parlemen suatu negara.
Tujuannya tentu untuk bisnis dan menarik penggemar kripto global.
Setelah disahkannya bitcoin menjadi alat bayar, uang digital itu sudah bisa diimplementasikan. Di ibu kota, Bangui, bisnis seperti toko atau kafe sudah menerima bitcoin sebagai alat pembayaran.
Seperti diketahui, negara yang kaya mineral ini masuk dalam peringkat sebagai salah satu yang termiskin di dunia. Situasi yang diperumit oleh perang saudara selama hampir satu dekade yang telah menghancurkan sebagian besar negara. .
Tentunya adopsi Bitcoin ini membuat banyak pihak keheranan, karena secara data perkiraan dari 2020, sembilan dari 10 orang Afrika Tengah tidak memiliki akses ke internet, yang menjadi prasyarat untuk menggunakan Bitcoin.
Faustin-Archange Touadéra juga berpendapat bahwa hal tersebut akan membuka peluang baru bagi negaranya.
“ Rencana visioner ini akan menciptakan peluang fantastis bagi siapa saja yang percaya pada investasi kripto," ujarnya dalam siaran pers.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya