Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Demi Sang Anak, Ibu Ini Rela Merogoh Kocek Hingga Miliaran Rupiah. (Foto: Oddity Central)
Dream – Seorang ibu akan melakukan apapun untuk memastikan anaknya baik-baik saja, termasuk saat berangkat sekolah. Hal ini juga dilakukan oleh seorang ibu asal Henan, China.
Dia merogoh uang senilai 1 juta yuan (Rp2,21 miliar) untuk membangun jembatan penyeberangan di depam sekolah anaknya.
Dikutip dari Oddity Central, Selasa 11 Mei 2021, sang ibu ingin memastikan keselamatan anaknya dan anak-anak sekolah lainnya untuk menyeberang jalan dengan aman.
Saat diwawancarai Henan Television Station, Meng mengatakan jalan di luar sekolah putranya selalu macet saat orangtua mengantar atau menjemput anak-anak mereka. Ditambah lagi, tak ada lampu lalu lintas yang dipasang di dekatnya. Ini yang membuat penyeberangan jalan sulit dilakukan.
Alasan lainnya adalah sekolah ini berada di dataean rendah. Di sana, genangan air terus-menerus terbentuk dan membuat sang anak pulang dengan kaki yang basah kuyup.
“ Kaki anak saya memutih karena terendam air,” kata Meng.
Jembatan ini hampir selesai. Pembangunan infrastruktur jalan ini telah mengantongi izin pemerintah. Tapi, pembangunannya didanai secara ekslusif oleh seorang dermawan misterius.
Meng tidak memberi tahu sang anak bahwa dirinya telah membayar untuk membangun jembatan. Dia ingin anak-anak murid dan guru tetap aman dan memungkinkan para murid untuk mengenyam pendidikan.
“ Saya hanya melakukan apa yang bisa dilakukan. Kamu tidak membawa uang setelah kematian dan saya tak perlu meninggalkan terlalu banyak uang untuk anak,” kata dia.
Meng menyebut jembatan itu adalah Jembatan Kebijaksanaan. “ Siswa yang menyeberangi jembatan bisa menjadi lebih bijak,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya