Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Mboke Memey
Dream - Bagi warga Indonesia, menjadi seorang tenaga kerja di luar negeri sudah bukan hal yang asing. Banyak para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri seperti di Taiwan, Hong Kong dan Arab Saudi.
Biasanya mereka bekerja di sana karena tergiur dengan upah atau gaji yang cukup besar yang bisa membuat hidup keluarganya bahagia. Salah satunya seperti TKW yang satu ini. Dia sudah bekerja di Hong Kong selama sekitar 10 tahun. Suka duka tentu dirasakannya selama bekerja di luar negeri.
TKW Hong Kong ini bernama Markhatin Solikha. Ia membagikan ceritanya saat merusak barang majikan melalui kanal YouTue miliknya, Mboke Memey. Dia memperlihatkan teko teh majikannya yang rusak karena terjatuh.
" Aku tuh mecahin teko tehnya majikanku. Bukan dipecahin, tapi dia jatuh sendiri ya sebetulnya. Karena aku ya sama saja aku yang pecahin," ungkapnya.
Wanita yang akrab disapa Mboke ini mengaku bahwa selama dirinya bekerja sebagai TKW, ia selalu berhati-hati dan tidak pernah ceroboh.
" Aku ikut majikanku selama 10 tahun bisa dibilang piring dan mangkuk itu pecah kurang dari 5 teman-teman. Jadi aku memang betul-betul sangat menjaga ya. Cuma ini enggak tahu kenapa, padahal ini kesayangan majikanku banget," ujarnya.
Menurutnya, teko yang tak sengaja pecah tersebut harganya setara dengan satu bulan gaji yang ia terima.
" Dan ini enggak tahu aku harganya berapa. Tetapi kalau yang ini, yang model ini harganya satu bulan gajiku. Biasanya kalau aku pecahin piring enggak deg-deg an, tapi ini aku deg-deg an. Karena ini impor, ini tuh barang paling penting kalau menurut majikanku karena ini dipakai setiap hari," ungkapnya.
Beruntung dia memiliki majikan yang begitu baik. Asal dia jujur, insiden-insiden seperti ini kebanyakan selalu berakhir bagus. Meski begitu, dia memberi tahu besaran denda yang harus dibayarkan jika para pekerja merusak barang majikannya.
" Oh iya, kalau kalian merusak sesuatu atau tidak sengaja merusak itu harus bilang. Walau endingnya tidak selalu bagus sih, cuma Alhamdulillah majikanku yang penting aku jujur. Sudah selesai, enggak diperpanjang," jelasnya.
" Dan di Hong Kong itu ada aturannya kalau misalnya kita merusak barang majikan atau pecahin sesuatu itu, kita menggantinya tidak boleh lebih dari 300 dolar," sambungnya.
Lebih lanjut, Mboke menjelaskan, meskipun harga barang itu ribuan atau jutaan, maka asisten rumah tangga tidak boleh mengganti barang yang rusak tersebut melebihi 300 dolar Hong Kong.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya