Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Menyebut Pembangunan Trans Papua Segmen V Dihentikan Sementara. (Foto: Kementerian PUPR)
Dream – Aksi penembakan dan pembunuhan 31 pekerja PT Istaka Karya yang membangun Jembatan Kali Aorak dan Jembatan Kali Yigi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua membuat pemerintah menghentikan sementara pembagian salah satu bagian dari proyek Trans Papua.
Proyek yang disetop sementara pembangunannya itu adalah dua jembatan yang menjadi bagian dari Trans Papua segmen V.
Segmen ini meliputi ruas Wamen-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu sepanjang 278,6 kilometer (KM).
“ Mulai hari ini, Selasa 4 Desember 2018, kami akan menghentikan sementara kontrak pembangunan jembatan di ruas Wamena-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Jakarta, dikutip dari laman pu.go.id, Selasa 4 Desember 2018.
Menurut Basuki, proses pembangunan baru akan dilanjutkan setelah ada hasil rekomendasi dari TNI dan Polri. Untuk itu pemerintah mendukung upaya cepat dari aparat keamanan untuk menemukan dan menindak tegas para pelaku.
Dengan penghentikan sementara ini, pemerintah berharap tercipta suasana yang kondusif bagi para staf, kontraktor maupun konsultan yang bekerja.
Basuki mengaku sempat terkejut, sekaligus menyesalkan, aksi penembakan terhadap para pegawai perusahaan kontrsuksi pelat merah itu. Tak lupa, Basuki menyampaikan duka cita kepada keluarga korban penembakan Istaka Karya.
“ Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban penembakan dari Istaka Karya,” kata Basuki.(Sah)
Dream – Kabar duka datang dari perusahaan konstruksi pelat merah, PT Istaka Karya (Persero). Sebanyak 31 pekerjanya dibunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal di Papua.
Pembunuhan puluha pegawai ini dikabarkan terjadi ketika para pekerja sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.
" Sebanyak 31 orang meninggal dunia," ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz kepada Jawa Pos.com, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.
Diaz menceritakan kejadian sadis ini dilaporkan masyarakat pada Senin 3 Desember 2018 pukul 15.30 Waktu Indonesia Timur (WIT). Pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya tersebut terjadi pada Minggu, 2 Desember 2018 lalu.
" Didapati 31 orang ditemukan tewas," ungkapnya.
Sebanyak 24 pekerja dilaporkan dibunuh pada hari pertama. Sementara 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh.
Diaz mengatakan ada satu orang dari 8 orang yang menyelamatkan diri itu belum ditemukan atau berhasil melarikan diri.
Dream – Sebanyak 31 pekerja dari perusahaan BUMN PT Istaka Karya (Persero) dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB) tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 2 Desember 2018 di Kali Igi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.
Puluhan pekerja ini sedang mengerjakan proyek jembatan Hegema-Mugi. BUMN konstruksi ini menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban penembakan di Papua.
" Mohon doanya dari semua atas musibah yang menimpa para pekerja Istaka," kata Corporate Secretary Istaka Karya, Yudi Kristanto, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.
Yudi mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait. Sebab, komunikasi via satelit dengan pekerja proyek terputus sejak hari Minggu, 2 Desember 2018.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya