Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Khong Guan (Liputan6.com)
Dream - Idul Fitri 1444H tinggal menghitung hari. Lebaran umat Muslim ini biasanya dipenuhi dengan makanan suguhan untuk tamu yang berkunjung ke rumah-rumah, salah satunya biskuit legendaris Khong Guan.
Namun tahukah kamu Khong Guan bukanlah asli dari Indonesia? Merek biskuit berasal dari Singapura, sejak 1947.
Khong Guan diinisiasi oleh kakak beradik Chew Choo Keng dan Chew Choo Han, yang merupakan imigran asal Fujian, China. Keduanya bekerja di pabrik biskuit Singapura untuk menghidupi keluarganya di kampung.
Cikal bakal berdirinya Khong Guan adalah saat Jepang menginvasi Singapura. Kala itu Keng dan Han mengungsi ke Perak, Malaysia. Mereka membuat biskuit sampai persediaan tepung dan gula habis. Untuk bertahan hidup, keduanya juga menjual garam dan sabun.
Setelah Jepang mundur, Keng dan Han kembali ke Singapura dan menjual biskuit buatan sendiri. Menariknya, Han menemukan mesin pembuat biskuit yang sudah rusak dari pabrik tempat mereka bekerja dulu. Dari situlah mereka menciptakan lini produksi biskuit sendiri.
Dengan mesin semi otomatis dan rantai sepeda, mesin ini menggerakkan biskuit dengan sistem konveyor melalui oven bata yang telah diakali sedemikian rupa. Hasilnya, penjualan pun meningkat seiring tingginya kemampuan produksi.
Hingga tahun 1947, Khong Guan Biscuit Factory Pte Ltd resmi didirikan, menyusul pabriknya yang berdiri di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina.
Pada awal 1980-an, pabrik Khong Guan mulai melebar, yang berdiri di pesisir China. Tak hanya di Asia Tenggara dan China, Khong Guan juga bisa ditemukan di supermarket di lebih dari 40 negara. Di antaranya Timur Tengah, Hong Kong, Jepang, Australia, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat.

KGB lantas mulai menyadari potensi penuh pasar Amerika Serikat (AS). Hal ini mengarahkan pada penggabungan Khong Guan Corporation (KGC) pada tahun 1982 sebagai perusahaan yang berbasis di AS di Berkeley, California.
Empat tahun kemudian pada tahun 1986, Khong Guan kembali mendirikan pabrik di Tripaldi Way di Hayward, California, dan mulai memperluas jaringannya untuk menjangkau seluruh pasar Amerika Utara.
Pangsa pasar Biskuit Khong Guan tumbuh dari 4 persen pada tahun 1986, menjadi pemimpin pasar hanya dalam tiga tahun dan merupakan produsen biskuit Asia pertama yang memproduksi iklan TV dan surat kabar di AS.
KGC juga merupakan anggota aktif dari The National Association For The Specialty Food Trade (NASFT) dan Food Marketing Institute (FMI).
Mereka secara teratur mengadakan pameran di Pameran Makanan Mewah Musim Dingin NASFT di San Francisco dan telah mengadakan pameran di Pameran Makanan Mewah Musim Panas di New York City.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya