Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Heriyanti (Foto: Merdeka.com)
Dream - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap dan memeriksa Heriyanti alias Ahok, anak dari almarhum Akidi Tio pada Senin, 2 Agustus 2021. Penangkapan diduga terkait donasi Rp2 triliun secara simbolis pada 26 Juli 2021.
Mengenakan pakaian batik dan bawah hitam, Heriyanti tiba di Mapolda Sumse pukul 12.59 WIB bersama tim Direktorat Kriminal Umum. Ia pun bungkam mengenai kasus yang melibatkan namanya.
Hardi Darmawan, dokter keluarga Akidi Tio yang ikut dalam rombongan, memberikan pernyataan mengenai dana Rp2 triliun tersebut.
" Uangnya ada. Tapi tidak pernah melihat secara fisik," kata Hardi Darmawan, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Senin 2 Agustus 2021.
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan, membenarkan penangkapan kedua orang itu. Namun, dia enggan membeberkan secara rinci karena masih dalam pemeriksaan.
Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan masih berlangsung. Belum diketahui latar belakang penangkapan terhadap keduanya.
Dream - Polda Sumatera Selatan menetapkan anak bungsu pengusaha sukses mendiang Akidi Tio, Heriyanti, sebagai tersangka penipuan sumbangan Rp2 triliun. Polisi menduga sumbangan yang disebutkan dari keluarga besar Akidi Tio adalah bohong.
Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Ratno Kuncoro, menjelaskan, dalam penanganan kasus ini, Kapolda Sumsel menginstruksikan dibentuk dua tim khusus. Masing-masing tim punya tugas berbeda.
" Tim pertama menyelidiki kebenaran asal usul komitmen itu, tim kedua soal penanganan uang karena jumlah banyak. Hasilnya ternyata adalah penipuan," kata Ratno.
Penyidik kemudian menetapkan Heriyanti sebagai tersangka. Langkah ini dijalankan berdasarkan hasil penyelidikan yang berjalan selama satu pekan dan menemukan indikasi tindak pidana penipuan.
Tim penyidik Polda Sumsel mengamankan Heriyanti di salah satu bank di Palembang siang tadi. Heriyanti langsung digiring ke gedung Ditreskrimum Polda Sumsel untuk diperiksa.
" Kita setengah jam lalu melakukan penegakan hukum terkait komitmen bantuan penanganan Covid-19 kepada Kapolda Sumsel," kata dia.
Saat ini, Heriyanti telah diamankan. Terkait motif pelaku, Ratno enggan memberikan keterangan dan mengatakan hal itu akan disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum atau Kapolda Sumsel secara langsung.
" Secara garis besar nanti akan disampaikan," kata Ratno, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Polda Sumatera Selatan menjemput putri bungsu Akidi Tio, Heriyanti untuk kepentingan pemeriksaan. Diduga pemanggilan tersebut untuk meminta penjelasan terkait sumbangan Rp2 triliun yang sebelumnya didijanjikan keluarga pengusaha asal Aceh tersebut.
" Lagi dimintai keterangan," ujar Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri.
Nama Akidi Tio mencuat sepekan terakhir. Pemicunya, keluarga besar mendiang pengusaha di Palembang tersebut berkomitmen menyerahkan sumbangan dana bernilai fantastis untuk penanganan Covid-19.
Jumlah yang disumbangkan keluarga pengusaha asal Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Aceh tersebut mencapai Rp2 triliun. Dana tersebut disalurkan melalui dokter keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan.
Pada Senin, 26 Juli 2021 pagi, penyerahan dana digelar di gedung Mapolda Sumsel. Hadir dalam acara itu antara lain Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, serta Komandan Daerah Resor Militer 044/Gapo, Brigjen Jauhari Suraji.
Prosesi penyerahan berlangsung tertutup. Mereka yang hadir merupakan para pejabat tinggi di lingkungan Polda maupun Pemprov dan beberapa tokoh masyarakat Sumsel.
Herman saat itu sangat mengapresiasi langkah keluarga besar Akidi Tio. Dia menyebut sumbangan tersebut sungguh luar biasa.
" Ini Luar biasa, ada yang memberikan bantuan untuk penanganan Covid-19 berupa uang sebesar Rp2 triliun," kata Herman, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam